Komitmen Fraksi PKS DPRD Sumut di 2025: Terdepan Layani Masyarakat

•POLITIK
externalexternalexternalexternal
Komitmen Fraksi PKS DPRD Sumut di 2025: Terdepan Layani Masyarakat
Ketua Fraksi PKS, Prof H Usman Jakfar dan Sekretarisnya, Abdul Rahim Siregar memimpin Raker Awal Tahun 2025/Ist

Article Header Image Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara menegaskan komitmen untuk menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini mereka tegaskan dalam Rapat Kerja Awal Tahun 2025 yang dihadiri 10 anggota dewan, para tenaga ahli dan staf Fraksi PKS DPRD Sumut periode 2024-2029.

Ketua Fraksi PKS, Prof Usman Jakfar mengatakan keberadaan PKS di DPRD Sumatera Utara merupakan etalase partai yang bekerja di ruang kaca. Artinya, kinerja mereka akan dipantau secara terus menerus oleh rakyat dan mendapat penilaian.

Karena itu menurutnya Fraksi PKS harus bekerja sesuai 8 prinsip yakni Shahihul Ghayah atau memiliki tujuan yang benar sebagai implementasi Syahadat yang akan menentukan pikiran, ucapan dan tingkal laku. Kemudian, Washilatul Masyru’ah atau menyelaraskah kinerja berdasarkan aturan formal dan hukum syariat Islam.

Kemudian, Syumuliyatul Murabithah atau memiliki kerja yang komprehensif saling berkaitan antara kinerja partai dan rakyat untuk saling melengkapi. Lalu hubungan harmonis sesama anggota, harmonis juga dengan mitra sehingga tidak ada hambatan dalam pelayanan dan advokasi kepentingan rakyat.

“Lalu, fleksibel dan realistis terakait pelaksanaan tugas advokasi dan anggaran. Kerjasama yang baik dengan mitra pemerintah dimana anggota harus bisa mengenal sosok-sosok yang menjadi mitra agar bisa mendapatkan informasi dan tidak salah dalam bersikap,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumut, Abdul Rahim Siregar mengatakan di tahun 2025, Fraksi PKS akan menuntaskan visi dan misi sebagai fraksi yang terdepan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat yang kolaboratif, adil dan sejahtera. Hal ini dilakukan memperkuat lahirnya perda untuk melindungi kepentingan rakyat, mendorong politik anggaran yang berorientasi pada penanggulangan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur.

Fraksi PKS juga menjadi penyeimbang kekuasaan eksekutif lewat pengawasan kritis atas jalannya pemerintahan.

“Kita juga akan menjadi perekat dan penguat kerukunan hidup antar umat beragama, kemajuan adat sebagai elemen yang menguatkan identitas daerah masyarakat Sumatera Utara,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus DPP PKS Bidang Pembina Wilayah Sumbagut, Sigit Pramono Asri mengatakan untuk mencapai hal itu, maka seluruh anggota yag bersentuhan dengan PKS harus meningkatkan kapasitas diri lewat unit pembinaan anggota yang berkesinambungan dan berjenjang.

“Hal ini wajib dilakukan agar terbentuk satu langkah bersama dan keseragaman mindset. Setiap anggota dewan harus banyak bergaul dan membuka diri agar dapat menyerap aspirasi yang banyak dan beragam dari semua elemen,” pungkasnya.Article Image

Editor : Jonris Purba


Berita Terkait