Kisah Bocah Penjual Onde-Onde Dan Seorang Kapolres Langganannya

RMOLSumut Ada kisah haru saat acara pisah sambut Kapolres Padang Panjang, Polda Sumatera Barat dari AKBP Cepi Noval ke AKBP Sugeng Hariyadi di Mapolres Padang Panjang, Sabtu kemarin (21/9).

Seorang anak kecil nekat menerobos barisan polisi untuk menghampiri AKBP Cepi Noval, entah apa yang ada di benak anak perempuan ini, sambil menangis dia meminta diberikan kesempatan untuk bertatap muka dengan AKBP Cepi.

Bocah perempuan yang belakangan diketahui sebagai penjual kue onde-onde ini menangis tersedu mengetahui AKBP Cepi akan pergi meninggalkan jabatannya sebagai Kapolres Padang Panjang. 

Padahal, selama ini, AKBP Cepi menjadi langganan si bocah dalam membeli kue onde-onde yang dijajakannya, hasil penjualan kue dipakai untuk biaya sekolah bocah perempuan itu.

"Bapak pamit, rajin belajar dan banyak sabar ya nak. Jangan takut, ada Kapolres baru," kata AKBP Cepi sembari menyeka tangis di pipi bocah penjual kue itu.

"Dia masih sekolah," tambahnya.

Potongan cerita pisah sambut Kapolres Padang Panjang ini akhirnya viral di media sosial, tak sedikit netizen yang terharu membaca cerita yang awalnya dibagikan oleh netizen bernama Endang Sudarya.

"Sepertinya Pak Cepi inilah yang didambakan oleh masyarakat. Sedih aku baca ini. Sosok pemimpin yang baik," kata Ayank Sri berkomentar.

Sementara itu, Asty Putri menulis, "Andai semua polisi seperti ini, alhamdulillah," tulisnya.[top]


RMOLSumut Ada kisah haru saat acara pisah sambut Kapolres Padang Panjang, Polda Sumatera Barat dari AKBP Cepi Noval ke AKBP Sugeng Hariyadi di Mapolres Padang Panjang, Sabtu kemarin (21/9).

Seorang anak kecil nekat menerobos barisan polisi untuk menghampiri AKBP Cepi Noval, entah apa yang ada di benak anak perempuan ini, sambil menangis dia meminta diberikan kesempatan untuk bertatap muka dengan AKBP Cepi.

Bocah perempuan yang belakangan diketahui sebagai penjual kue onde-onde ini menangis tersedu mengetahui AKBP Cepi akan pergi meninggalkan jabatannya sebagai Kapolres Padang Panjang. 

Padahal, selama ini, AKBP Cepi menjadi langganan si bocah dalam membeli kue onde-onde yang dijajakannya, hasil penjualan kue dipakai untuk biaya sekolah bocah perempuan itu.

"Bapak pamit, rajin belajar dan banyak sabar ya nak. Jangan takut, ada Kapolres baru," kata AKBP Cepi sembari menyeka tangis di pipi bocah penjual kue itu.

"Dia masih sekolah," tambahnya.

Potongan cerita pisah sambut Kapolres Padang Panjang ini akhirnya viral di media sosial, tak sedikit netizen yang terharu membaca cerita yang awalnya dibagikan oleh netizen bernama Endang Sudarya.

"Sepertinya Pak Cepi inilah yang didambakan oleh masyarakat. Sedih aku baca ini. Sosok pemimpin yang baik," kata Ayank Sri berkomentar.

Sementara itu, Asty Putri menulis, "Andai semua polisi seperti ini, alhamdulillah," tulisnya.[top]