Kecaman dari warga terhadap Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Golkar, Viktor Silaen yang terekam menginjak makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Medan, Jalan Sisingamangaraja masih terus bermunculan. Menurut mereka, aksi tersebut menunjukkan jika Viktor Silaen memiliki adab yang tidak baik dalam menghormati para pahlawan.
“Dari apa yang dilakukannya itu kan terlihat jika beliau ini tidak memiliki adab. Harusnya sebagai anggota dewan alias wakil rakyat, dia harus memberikan contoh yang baik cara menghormati para pahlawan yang sudah gugur dan berjasa bagi bangsa dan negara,” kata Ketua Umum Majlis Taklim Zikir Al-Haura Sumut, Ernawati Sitepu, Jumat, 23 Oktober 2026.
Ernawati menambahkan, dengan status sebagai wakil rakyat dan petinggi partai di Sumatera Utara, maka siapa saja harus bisa menjaga wibawa dan dituntut mampu menjadi teladan. Hal itu yang tidak mampu ditunjukkan oleh Viktor yang dibuktikan dengan insiden menginjak makam pahlawan yang dilakukannya.
“Dari kejadian ini kita bisa melihat jika yang bersangkutan tidak peka terhadap lingkungan dimana dirinya sedang berada. Dalam agama Islam, melangkahi atau menginjak makam itu tidak diperbolehkan karena merupakan bentuk ketidaksopanan atau merendahkan kehormatan jenazah yang harus dijaga layaknya saat ia masih hidup,” pungkasnya.
Viktor Silaen merupakan politisi senior Golkar yang kini juga duduk sebagai Anggota DPRD Sumatera Utara dari daerah pemiliihan (Dapil) Sumut 9 yang meliputi Kabupaten Humbang Hasundutan, Samosir, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, dan Kota Sibolga. Ia sendiri telah memberikan tanggapan atas aksinya tersebut dengan mengaku hal tersebut tidak disengaja.
“Mohon maaf ia hal itu tidak sengaja,” balasnya singkat saat dikonfirmasi redaksi.
