Kemenangan Taliban Dapat Ilhami Kelompok Teror Dunia, Termasuk Di Indonesia

Direktur Pencegahan Densus 88 Anti Teror Kombes Pol. M. Rosidi/Repro
Direktur Pencegahan Densus 88 Anti Teror Kombes Pol. M. Rosidi/Repro

Kemenangan kelompok Taliban di Afghanistan sangat menarik perhatian dunia. Momen ini bahkan dapat mengilhami kelompok-kelompok teror dunia termasuk di Indonesia.


Hal ini disampaikan Direktur Pencegahan Densus 88 Anti Teror Kombes Pol. M. Rosidi dalam webinar bertajuk "Berkuasanya Taliban di Afghanistan: Apa Pengaruhnya terhadap Indonesia?" pada Selasa (5/10).

"Kemenangan Taliban bisa menjadi contoh atau pun di copy paste oleh kelompok-kelompok lainnya untuk terus berjuang sebagaimana yang telah dilakukan Taliban di Afghanistan," kata Rosidi 

Selain itu, kemenangan Taliban juga bisa menarik para foreign terrorist fighters (FTF) dari seluruh dunia untuk bergabung ke Afghanistan.

Jika hal itu terjadi, Afghanistan bisa menjadi medan pertempuran baru. Terlebih propaganda Taliban merupakan representasi kelompok yang berjuang demi tegaknya syariat Islam.

Menurut Rosidi, kemenangan Taliban juga dikhawatirkan bisa dimanfaatkan oleh kelompok teror di Afghanistan untuk menjadikan negara tersebut sebagai medan latihan.

"Kemudian mereka bisa membangun jaringan teror dari seluruh kelompok teror yang ada di dunia," tambahnya.

Rosidi juga menyoroti kemungkinan para mantan teroris atau pejuang kelompok teror yang kembali dari medan-medan pertempuran dapat menjadi ancaman bagi negara asalnya.

"Konflik di Afghanistan ini juga dapat dimanfaatkan kelompok-kelompok teroris untuk mengumpulkan dana," pungkasnya.

Webinar yang digelar The Habibie Center ini juga mengundang Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. Ahmad Nurwahid, Direktur Eksekutif Institute for Policy Analysis of Conflict Dr. Sana Jaffrey, dan pengamat terorisme Nasir Abbas.