Kampanye 'Ganjar For Presiden' Bertujuan Gembosi Dan Memutus Trah Soekarno Di PDI Perjuangan

Ikhyar Velayati/RMOLSumut
Ikhyar Velayati/RMOLSumut

Maraknya kampanye dan tumbuhnya berbagai relawan pendukung 'Ganjar Pranowo For Presiden 2024', bertujuan untuk mengembosi elektabilitas PDIP sekaligus memutus kepemimpinan Trah Soekarno di PDIP.


Demikian disampaikan Kordinator Forum Aktifis 98 Muhammad Ikhyar Velayati. Menurutnya ada beberapa fakta yang mendukung kesimpulan tersebut, pertama semua organ dan jaringan yang mengkampanyekan Ganjar For Presiden 2024 tidak dikenal publik bahkan tidak punya hubungan dengan Ganjar Pranowo atau struktur PDIP.

Ikhyar menambahkan keanehan lain, karena kampanye yang dilakukan juga sangat massif, terencana dan terstruktur di berbagai media dan wilayah secara serentak. Tim relawan atau struktur yang terbangun secara spontanitas tidak punya kapasitas untuk melakukan ini.

“Popularitas dan elektabilitas Ganjar yang membesar dalam waktu singkat juga mencurigakan. Artinya ada jaringan yang menasional dan punya logistik besar di belakangnya,” kata Ikhyar di Medan, Kamis (3/6).

Menurut ikhyar, rekayasa popularitas Ganjar Pranowo berhasil memecah suara PDIP di akar rumput.

“Dampak dari rekayasa popularitas dan elektabilitas Ganjar yang meroket ini membuat konstituen PDIP di tingkat elit hingga akar rumput terpecah,” ujarnya.

Situasi ini membuat Trah Soekarno dilematis, seperti makan buah simalakama “dimakan bapak mati, tidak di makan mati ibu”.

“Jika opini massa di terima, Trah Soekarno akan terlikuidasi, tetapi jika di tolak berpengaruh terhadap konsolidasi, soliditas dan elektabilitas Partai menjelang Pilpres 2024,” ujarnya.