Jokowi Minta Pemuda Indonesia Pahami Revolusi Industri 4.0

Presiden Joko Widodo meminta agar seluruh anak muda di Indonesia memahami pentingnya penguasaan teknologi dalam menghadapi era revolusi 4.0. Hal ini disampaikannya dalam temu kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) se Indonesia di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (16/3/2019).

"Kaum muda harus memahami apa itu revolusi 4.0. Apa yang menjadi tuntutan dalam menghadapinya," katanya.

Jokowi menjelaskan revolusi industri 4.0 merupakan persaingan industri yang ditandai dengan berbagai teknologi yang serba canggih. Karenanya dituntut untuk menguasai tekonologi yang berkembang saat ini.

"Jangan sampai tidak kenal yang namanya virtual coin, advance roboting, bit coin dan lain," ujarnya.

Pengetahuan tentang teknologi ini menurut Jokowi menjadi salah satu syarat untuk bersaing dengan negara-negara lain. Tanpa kemampuan dan pengetahuan teknologi, Jokowi memastikan generasi muda akan tertinggal.

"Kita tentu tidak mau tertinggal, karena kita punya cita-cita Indonesia yang maju," pungkasnya.


Presiden Joko Widodo meminta agar seluruh anak muda di Indonesia memahami pentingnya penguasaan teknologi dalam menghadapi era revolusi 4.0. Hal ini disampaikannya dalam temu kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) se Indonesia di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (16/3/2019).

"Kaum muda harus memahami apa itu revolusi 4.0. Apa yang menjadi tuntutan dalam menghadapinya," katanya.

Jokowi menjelaskan revolusi industri 4.0 merupakan persaingan industri yang ditandai dengan berbagai teknologi yang serba canggih. Karenanya dituntut untuk menguasai tekonologi yang berkembang saat ini.

"Jangan sampai tidak kenal yang namanya virtual coin, advance roboting, bit coin dan lain," ujarnya.

Pengetahuan tentang teknologi ini menurut Jokowi menjadi salah satu syarat untuk bersaing dengan negara-negara lain. Tanpa kemampuan dan pengetahuan teknologi, Jokowi memastikan generasi muda akan tertinggal.

"Kita tentu tidak mau tertinggal, karena kita punya cita-cita Indonesia yang maju," pungkasnya.