Jawab Persoalan Warga, Jokowi Bagikan 30 Ribu Sertifikat Tanah Di Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sertifikat tanah kepada 30 ribu warga DKI Jakarta.

Sertifikat secara simbolis diserahkan kepada 3.000 orang di Lapangan Arcici, Rawasari, Cempaka Putih, Sabtu (26/1).

"Sebanyak tiga ribu orang sudah terima ini semua. Yang diterima kan tiga ribu sekarang tapi yang sudah diserahkan ke seluruh masyarakat 30 ribu," jelas Jokowi.

Dia menjelaskan, pembagian sertifikat tanah secara langsung menjawab persoalan warga, terlebih terkait sengketa lahan. Karena dengan adanya sertifikat merupakan salah satu bentuk legalitas tanah.

"Kenapa ini diberikan dan dipercepat karena setiap saya masuk ke kampung, ke desa, ke daerah-daerah yang masuk ke telinga saya urusan sengketa tanah, sengketa lahan. Di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Papua problem sama sengketa tanah di mana mana," papar Jokowi.

Karena itu, pemerintah menargetkan sedikitnya lima juta sertifikat tanah dibagikan kepada masyarakat.

"Saya targetkan lima juta harus keluar sertifikat. Caranya seperti apa, terserah pak menteri. Alhamdulillah bisa 5,4 juta sudah keluar. 2018 saya target tujuh juta harus keluar, alhamdullah 9,4 juta keluar. Nyatanya kita bisa lakukan itu," jelas Jokowi.[R]


Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sertifikat tanah kepada 30 ribu warga DKI Jakarta.

Sertifikat secara simbolis diserahkan kepada 3.000 orang di Lapangan Arcici, Rawasari, Cempaka Putih, Sabtu (26/1).

"Sebanyak tiga ribu orang sudah terima ini semua. Yang diterima kan tiga ribu sekarang tapi yang sudah diserahkan ke seluruh masyarakat 30 ribu," jelas Jokowi.

Dia menjelaskan, pembagian sertifikat tanah secara langsung menjawab persoalan warga, terlebih terkait sengketa lahan. Karena dengan adanya sertifikat merupakan salah satu bentuk legalitas tanah.

"Kenapa ini diberikan dan dipercepat karena setiap saya masuk ke kampung, ke desa, ke daerah-daerah yang masuk ke telinga saya urusan sengketa tanah, sengketa lahan. Di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Papua problem sama sengketa tanah di mana mana," papar Jokowi.

Karena itu, pemerintah menargetkan sedikitnya lima juta sertifikat tanah dibagikan kepada masyarakat.

"Saya targetkan lima juta harus keluar sertifikat. Caranya seperti apa, terserah pak menteri. Alhamdulillah bisa 5,4 juta sudah keluar. 2018 saya target tujuh juta harus keluar, alhamdullah 9,4 juta keluar. Nyatanya kita bisa lakukan itu," jelas Jokowi.