Javier Siverio Jadi Penentu, PSMS Medan Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi

•PSMS
externalexternalexternalexternal
Javier Siverio Jadi Penentu, PSMS Medan Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi
Pemain PSMS Medan berduel dengan pemain Adhyaksa FC Bekasi dalam laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu, 27 September 2026/ist

Article Header Image PSMS Medan kembali menunjukkan konsistensinya. Bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi, Ayam Kinantan berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu malam, 27 September 2026.

Gol kemenangan PSMS lahir pada menit ke-59 melalui Javier Siverio. Penyerang asal Spanyol itu kembali menjadi pembeda sekaligus melanjutkan catatan produktifnya bersama PSMS.

Hasil tersebut membuat PSMS mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, PSMS juga meraih kemenangan besar 6-0 atas Persiku Kudus dan bermain imbang 2-2 saat menghadapi Sumsel United.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

“Yang pertama kita syukuri kerja keras dan perjuangan pemain dari awal sampai pertandingan berakhir. Kita syukuri 1-0,” kata Eko seusai pertandingan.

PSMS sempat kesulitan membongkar pertahanan Adhyaksa FC pada babak pertama. Tuan rumah menerapkan permainan bertahan dengan blok rendah sehingga ruang bagi pemain PSMS untuk melakukan penetrasi cukup terbatas.

Menurut Eko, para pemain diminta lebih tenang dan sabar pada babak kedua. Pergantian pemain juga disebutnya memberi pengaruh terhadap permainan PSMS.

“Babak pertama lawan low block, kita kurang sabar dan belum beruntung. Instruksi di babak kedua, pemain harus lebih sabar. Ada beberapa pemain kita yang masuk dan memberikan pengaruh kepada tim,” ujarnya.

Kesabaran itu akhirnya membuahkan hasil. Javier Siverio mencatatkan namanya di papan skor dan memastikan PSMS membawa pulang tiga poin dari Bekasi.

“Alhamdulillah Javier punya inisiatif bisa cetak gol lagi dan bisa mempersembahkan kemenangan ini untuk suporter. Kita patut syukuri. Terima kasih buat pemain semua,” kata Eko.

Javier kini menjadi salah satu tumpuan PSMS di lini depan. Striker asal Spanyol tersebut telah mengoleksi lima gol dan selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir PSMS.

Javier mengaku semakin nyaman menjalani musim pertamanya bersama PSMS. Sambutan yang diterimanya sejak tiba di Medan membuat proses adaptasi berjalan positif.

“Sejak saya tiba di sini, mereka memperlakukan saya dengan sangat baik. Kami merasa nyaman. Kami menikmati awal musim ini. Kami sudah melakukan pekerjaan yang bagus dan kami akan terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Meski meraih kemenangan di kandang lawan, Javier mengingatkan rekan-rekannya agar tidak kehilangan fokus. PSMS akan kembali menjalani pertandingan di hadapan pendukung sendiri.

“Kami akan bermain di kandang. Kami harus kuat di kandang dan harus mampu meraih poin di sana. Saya pikir jika kami bermain seperti yang seharusnya, kami akan melakukan apa yang harus dilakukan. Kami harus berhati-hati dan tidak membuat kesalahan,” katanya.

Javier juga mengungkapkan alasannya memilih bergabung dengan PSMS. Sebelum datang ke Indonesia, ia mengaku telah mempertimbangkan tawaran tersebut dan tertarik setelah mendapat penjelasan mengenai proyek yang tengah dibangun klub.

“Saya mendapat panggilan dari sini. Mereka menjelaskan proyek kepada saya. Saya melihat apa yang ingin mereka bangun dan saya ingin menjadi bagian dari proyek tersebut. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik sejak awal musim,” ujarnya.

Perjalanan PSMS musim ini masih panjang. Karena itu, Javier menilai tim harus menjaga fokus dan terus mengumpulkan poin di setiap pertandingan.

“Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik. Kami harus terus bekerja keras, bermain dengan baik dan mendapatkan poin sebanyak mungkin. Kami tahu perjalanan masih panjang, jadi kami harus tetap fokus,” katanya.

Sementara itu, Eko Purdjianto menegaskan PSMS tidak ingin berhenti pada sekadar mengamankan poin. Target yang dibidik Ayam Kinantan adalah promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Kita mau Liga 1 (musim depan) dan juara,” tegas Eko.

PSMS selanjutnya menghadapi Persikad Depok di kandang sendiri pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Ayam Kinantan untuk melanjutkan momentum setelah meraih tujuh poin dalam tiga pertandingan terakhir.

Dalam laga melawan Adhyaksa FC, PSMS juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Haykal Alhafiz mendapat kartu merah. Eko mengaku belum mengetahui secara detail insiden yang membuat pemainnya diusir dari lapangan.

“Saya belum tahu detail kartu merah. Ada dua pemain yang saling terlibat. Ada VAR, keputusan wasit lebih bagus karena ada VAR,” katanya. Article Image

Editor : Abdul Manaf


Berita Terkait