Jasad Suami Istri Korban Mobil Hanyut di Sungai Wampu Ditemukan

RMPLSumut. Jasad Kliwon dan Nurhayati, pasangan suami istri yang hanyut dalam insiden Mobil Daihatsu Taft tercebur ke Sungai Wampu akhirnya ditemukan. Jasad keduanya diyemukan oleh tim SAR Gabungan pada Minggu (20/1/2019) pagi.

"Jasad Nurhayati ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB sedangkan jasad suaminya ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kepala BPBD Langkat Iwan Syahri.

Jasad Kliwon ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian, sedangkan lokasi penemuan jasad istrinya cukup jauh di Titi Stabat yang diperkirakan 10 kilometer lebih dari lokasi kejadian. Iwan mengatakan lokasi penemuan kedua korban memang sudah diperhitungkan lantaran rencananya hari ini, tim gabungan memang akan menyusuri aliran sungai hingga ke Stabat.

 "Jadi ternyata sebelum kesana, jasad Nurhayati sudah ditemukan (warga)," sebutnya seraya menyebutkan tim gabungan sudah turun langsung sejak peristiwa tersebut.

Untuk diketahui bahwa peristiwa terjatuhnya mobil Taft warna putih BK 1810 PC tersebut terjadi saat mobil yang berisikan tujuh orang penumpang terjatuh dari rakit penyeberangan di Sungai Wampu, kawasan Dusun V Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat pada Jumat (18/1) sore.

Akibatnya tujuh orang penumpang yang berada di mobil tersebut meninggal dunia karena tidak bisa keluar dari mobil itu, ketujuh orang yang meninggal tersebut adalah Suyadi Kudo Kusmono (68) pemilik mobil, Sarimem (78), Sujoko Arta Winata alias Tata (4), Riski (9), dan April (4).

Serta dua orang lainnya yakni Nurhayati dan Kliwon yang baru ditemukan hari ini.


RMPLSumut. Jasad Kliwon dan Nurhayati, pasangan suami istri yang hanyut dalam insiden Mobil Daihatsu Taft tercebur ke Sungai Wampu akhirnya ditemukan. Jasad keduanya diyemukan oleh tim SAR Gabungan pada Minggu (20/1/2019) pagi.

"Jasad Nurhayati ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB sedangkan jasad suaminya ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kepala BPBD Langkat Iwan Syahri.

Jasad Kliwon ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian, sedangkan lokasi penemuan jasad istrinya cukup jauh di Titi Stabat yang diperkirakan 10 kilometer lebih dari lokasi kejadian. Iwan mengatakan lokasi penemuan kedua korban memang sudah diperhitungkan lantaran rencananya hari ini, tim gabungan memang akan menyusuri aliran sungai hingga ke Stabat.

 "Jadi ternyata sebelum kesana, jasad Nurhayati sudah ditemukan (warga)," sebutnya seraya menyebutkan tim gabungan sudah turun langsung sejak peristiwa tersebut.

Untuk diketahui bahwa peristiwa terjatuhnya mobil Taft warna putih BK 1810 PC tersebut terjadi saat mobil yang berisikan tujuh orang penumpang terjatuh dari rakit penyeberangan di Sungai Wampu, kawasan Dusun V Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat pada Jumat (18/1) sore.

Akibatnya tujuh orang penumpang yang berada di mobil tersebut meninggal dunia karena tidak bisa keluar dari mobil itu, ketujuh orang yang meninggal tersebut adalah Suyadi Kudo Kusmono (68) pemilik mobil, Sarimem (78), Sujoko Arta Winata alias Tata (4), Riski (9), dan April (4).

Serta dua orang lainnya yakni Nurhayati dan Kliwon yang baru ditemukan hari ini.