Ini Penjelasan Bawaslu Sumut Soal Senam Dengan Instruktur 'Caleg' PDI Perjuangan Di Samosir

Bawaslu Sumatera Utara memberikan penjelasan terkait postingan pada akun facebook milik Siska Ambarita terkait kegiatan mereka melakukan senam bersama di Samosir. Diketahui postingan ini menjadi ramai karena senam tersebut dikait-kaitkan dengan status Siska Ambarita sang instruktur senam yang ternyata juga terdaftar sebagai Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Samosir pada pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Sumatera Utara, Suhedi Sukendar Situmorang mengatakan kegiatan senam bareng tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Rapat Kerja Teknis Bawaslu Kabupaten/Kota se Sumatera Utara yang mereka gelar pada 28 Februari 2019 lalu.

"Jadi itu senam memang untuk kebugaran semua peserta, dan Siska Ambarita sendiri dalam kapasitasnya sebagai instruktur senam. Bukan dalam kapasitas yang lain," katanya kepada com, Rabu (6/3/2019).

Suhedi menjelaskan, kegiatan tersebut digelar oleh Bawaslu Sumut dengan pesertanya para anggota Bawaslu dari Kabupaten/kota se Sumatera Utara. Pada pertemuan yang berlangsung selama 3 hari mulai 28 Februari-2 Maret 2019 tersebut, mereka membahas topik Pengawasan Rapat Umum, Kampanye dan Logistik. Disela kegiatan tersebut, panitia kemudian membuat satu kegiatan yakni senam bersama dimana mereka memutuskan Siska sebagai instruktur senam.

"Karena yang setau teman-teman beliau itu sering juga menjadi instruktur senam yang diselenggarakan oleh Pemkab, Instansi-instansi di Samosir maupun pihak Polres. Jadi kita murni meminta kesediaannya menjadi instruktur senam karena itu, bukan karena dukung mendukung atau hal lain yang berbau politik," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya postingan pada akun facebook Siska Ambarita memicu polemik karena yang bersangkutan menjadi instruktur senam pada kegiatan Bawaslu se Sumatera Utara. Siska Sendiri merupakan Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Samosir pada Pemilu 2019.


Bawaslu Sumatera Utara memberikan penjelasan terkait postingan pada akun facebook milik Siska Ambarita terkait kegiatan mereka melakukan senam bersama di Samosir. Diketahui postingan ini menjadi ramai karena senam tersebut dikait-kaitkan dengan status Siska Ambarita sang instruktur senam yang ternyata juga terdaftar sebagai Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Samosir pada pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Sumatera Utara, Suhedi Sukendar Situmorang mengatakan kegiatan senam bareng tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Rapat Kerja Teknis Bawaslu Kabupaten/Kota se Sumatera Utara yang mereka gelar pada 28 Februari 2019 lalu.

"Jadi itu senam memang untuk kebugaran semua peserta, dan Siska Ambarita sendiri dalam kapasitasnya sebagai instruktur senam. Bukan dalam kapasitas yang lain," katanya kepada com, Rabu (6/3/2019).

Suhedi menjelaskan, kegiatan tersebut digelar oleh Bawaslu Sumut dengan pesertanya para anggota Bawaslu dari Kabupaten/kota se Sumatera Utara. Pada pertemuan yang berlangsung selama 3 hari mulai 28 Februari-2 Maret 2019 tersebut, mereka membahas topik Pengawasan Rapat Umum, Kampanye dan Logistik. Disela kegiatan tersebut, panitia kemudian membuat satu kegiatan yakni senam bersama dimana mereka memutuskan Siska sebagai instruktur senam.

"Karena yang setau teman-teman beliau itu sering juga menjadi instruktur senam yang diselenggarakan oleh Pemkab, Instansi-instansi di Samosir maupun pihak Polres. Jadi kita murni meminta kesediaannya menjadi instruktur senam karena itu, bukan karena dukung mendukung atau hal lain yang berbau politik," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya postingan pada akun facebook Siska Ambarita memicu polemik karena yang bersangkutan menjadi instruktur senam pada kegiatan Bawaslu se Sumatera Utara. Siska Sendiri merupakan Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Samosir pada Pemilu 2019.