Indonesia Juara Thomas Cup Tanpa Kibaran Merah Putih, Jokowi Didesak Ganti Menpora Zainudin Amali

Anwar Saragih/RMOLSumut
Anwar Saragih/RMOLSumut

Keberhasilan tim Indonesia membawa pulang Piala Thomas ke tanah air merupakan hal yang harus dibanggakan.


Namun pada sisi lain, tidak berkibarnya bendera Sang Merah Putih pada ajang internasional tersebut juga harus menjadi evaluasi penting mengingat hal ini berkaitan dengan marwah bangsa.

Demikian disampaikan Pengamat Politik asal Sumatera Utara, Anwar Saragih terkait sanksi yang harus diterima oleh Indonesia karena sanksi dari World Anti Doping Agency (WADA) atas ketidakpatuhan Indonesia atas implementasi program tes yang efektif.

"Menpora Zainudin Amali menyepelekan peringatan WADA. Akibat ulah Menpora ini indonesia mengalami kerugian besar Merah Putih tidak bisa dikibarkan. Apa Presiden Jokowi tidak malu atas kelakuan pembantunya itu?. Kalau malu segera singkirkan layaknya dia 'menyingkirkan' bendera kebanggaan kita," kata Anwar Saragih, Senin (18/10/2021).

Anwar menilai sanksi tegas atas kelalaian ini sangat merugikan Indonesia. Apalagi dalam beberapa even olah raga besar lainnya, Indonesia juga terancam tidak bisa mengibarkan Sang Merah Putih.

"Ini menjadi hal yang ironis. Kita menunggu 19 tahun untuk melihat tim Garuda membawa pulang Piala Thomas. Namun, tidak bisa melihat Merah Putih naik ke podium. Saya kira harus ada tindakan tegas kepada Menpora dan pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan ini," pungkasnya.