IHSG Menguat, Pengamat: Cuma Technical Rebound  

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Setelah tekanan hebat pada perdagangan sebelumnya. Kinerja bursa global berbalik dan menguat pada perdagangan hari ini. Namun penguatan pasar saham pada hari ini lebih dikarenakan aksi beli teknikal. 


"Artinya memang pelaku pasar sudah mengalami jenuh jual sehingga memulai untuk kembali membeli saham. Dengan harapan tidak ada tekanan lanjutan," kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Jumat (29/1).

Atas kondisi ini, ia menyarankan agar investor ritel untuk berhati-hati jika berhadapan dengan situasi seperti ini. Karena ini hanya sentimen teknikal, bukan berarti tekanan sepenuhnya telah hilang. 

"Belum ada yang bisa mengkonfirmasi hal tersebut. Technical rebound sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan “bersih-bersih” seandainya ada saham yang memang saatnya dijual," sebutnya.

Technical rebound juga akan lebih banyak memicu terjadinya transaksi jangka pendek atau biasa dikenal dengan istilah hit and run atau banyak juga menyebutnya “tik tok”. Pada hari ini IHSG dibuka menguat 0.52% di level 6.010,34. Penguatan IHSG di sesi pembukaan tidak ubahnya kinerja bursa di Asia sejauh ini. Dan bukan tidak mungkin hari ini IHSG belum akan lepas dari tekanan.

"Saya menilai potensi turun tetap terbuka meskipun kecenderungan IHSG menguat selama sesi perdagangan peluangnya lebih besar. Jadi, tetap waspada potensi tekanan lanjutan. Sementara itu, seirama dengan bursa saham, mata uang Rupiah sejauh ini juga mengalami penguatan dikisaran level 14.057 per US Dolar," pungkasnya.