IHSG Melemah Setelah Jokowi Umumkan Kabinet

Pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Rabu (23/10/2019), di zona merah. IHSG melemah 0,02% ke level 6.224,42. Pada pukul 09:45 WIB, indeks saham acuan di Indonesia tersebut telah memperlebar kekalahannya menjadi 0,34% ke level 6.208,53.





Kinerja IHSG senada dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang juga sedang ditransaksikan di zona merah. Hingga berita ini diturunkan, indeks Nikkei terkoreksi 0,09%, indeks Shanghai melemah 0,19%, indeks Straits Times turun 0,52%, indeks Straits Times berkurang 0,35%, dan indeks Kospi jatuh 0,27%.





Kinerja Wall Street yang melempem pada perdagangan kemarin (22/10/2019) sukses memantik aksi jual di bursa saham Benua Kuning. Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones turun 0,15%, indeks S&P 500 melemah 0,36%, dan indeks Nasdaq Composite terkoreksi 0,72%.





Politisi PKS, Ikrimah Hamidy menilai sentimen pasar yang menunjukkan respon negatif ini berkaitan dengan pengumuman susunan kabinet oleh Presiden Jokowi. Ia menilai komposisi kabinet yang ada tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dari kabinet sebelumnya.





"Secara ekonomi masih lanjutkan trend yang lalu. Menurut saya, pasar tidak optimis melihat komposisi ini, karena model ekonominya hanya melanjutkan pola yang lama," katanya.





Penempatan beberapa sosok pada beberapa pos menteri menjadi dasar Ikrimah menyebutkan hal itu. Menko Kemaritiman dan Investasi yang dijabat Luhut Binsar Panjaitan, kemudian menteri BUMN yang dijabat oleh Erick Thohir menurutnya tidak akan merubah pola perekonomian yang ada.





"Pidat presiden kemarin juga kurang membawa optimisme," pungkasnya.[R]


Pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Rabu (23/10/2019), di zona merah. IHSG melemah 0,02% ke level 6.224,42. Pada pukul 09:45 WIB, indeks saham acuan di Indonesia tersebut telah memperlebar kekalahannya menjadi 0,34% ke level 6.208,53.





Kinerja IHSG senada dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang juga sedang ditransaksikan di zona merah. Hingga berita ini diturunkan, indeks Nikkei terkoreksi 0,09%, indeks Shanghai melemah 0,19%, indeks Straits Times turun 0,52%, indeks Straits Times berkurang 0,35%, dan indeks Kospi jatuh 0,27%.





Kinerja Wall Street yang melempem pada perdagangan kemarin (22/10/2019) sukses memantik aksi jual di bursa saham Benua Kuning. Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones turun 0,15%, indeks S&P 500 melemah 0,36%, dan indeks Nasdaq Composite terkoreksi 0,72%.





Politisi PKS, Ikrimah Hamidy menilai sentimen pasar yang menunjukkan respon negatif ini berkaitan dengan pengumuman susunan kabinet oleh Presiden Jokowi. Ia menilai komposisi kabinet yang ada tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dari kabinet sebelumnya.





"Secara ekonomi masih lanjutkan trend yang lalu. Menurut saya, pasar tidak optimis melihat komposisi ini, karena model ekonominya hanya melanjutkan pola yang lama," katanya.





Penempatan beberapa sosok pada beberapa pos menteri menjadi dasar Ikrimah menyebutkan hal itu. Menko Kemaritiman dan Investasi yang dijabat Luhut Binsar Panjaitan, kemudian menteri BUMN yang dijabat oleh Erick Thohir menurutnya tidak akan merubah pola perekonomian yang ada.





"Pidat presiden kemarin juga kurang membawa optimisme," pungkasnya.