HPN 2021, Sompo Insurance: Jurnalis Berperan Penting Dalam Literasi Keuangan 

Peringatan HPN 2021 di Sumatera Utara/RMOLSumut
Peringatan HPN 2021 di Sumatera Utara/RMOLSumut

Jurnalisme positif mampu menjadi katalis kebangkitan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah. Hal inilah yang menjadi salah satu poin pembahasan penting antara PT Sompo Insurance Indonesia dengan segenap insan wartawan di seluruh tanah air, khususnya di Kota Medan. 


Mengutip siaran pers biro humas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang bertajuk “Satu Abad Sumatera Utara” mengungkap bahwa selama periode tahun 1880 hingga 1942, Sumut tercatat memiliki 147 surat kabar, dan jumlah tersebut dapat dikatakan sangat luar biasa, bahkan jika dibandingkan masa sekarang.

Asuransi Sompo memiliki harapan yang besar khususnya dalam memaksimalkan peran wartawan demi memajukan industri perasuransian, khususnya di Sumatera Utara. Momentum perbaikan ekonomi yang saat ini sedang berjalan, perlu diikuti kesadaran untuk melindungi aset personal serta aset strategis pelaku usaha demi mengantisipasi terjadinya bencana dan kerugian lainnya. 

Kepercayaan publik yang terus dibangun lewat pendekatan jurnalisme positif akan menjadi katalis dalam mendukung laju pemulihan ekonomi Sumatera Utara yang saat ini sudah berada pada koridor yang tepat. Mengutip publikasi Kementerian Koordinator Perekonomian, Sumatera Utara berhasil membukukan peningkatan ekonomi sebesar 3.13 persen dalam triwulan III-2020 dibandingkan periode sebelumnya.

“Dedikasi rekan-rekan wartawan khususnya di kota Medan, Sumatera Utara begitu luar biasa, dan dalam kesempatan yang baik ini kami ingin mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2021, khususnya kepada seluruh wartawan yang dianggap sebagai salah satu mitra penting khususnya bagi Asuransi Sompo Kantor Cabang Medan. Kami yakin, lewat sinergi yang positif kita bersama-sama akan mampu menjawab tantangan ekonomi di masa pandemi ini.” kata Intan Wibisono, Head of Corporate Communications PT Sompo Insurance Indonesia, Jumat (19/2).

Sompo Insurance menyebutkan dedikasi para wartawan yang telah mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan khususnya di sektor industri perasuransian. Hal ini tercermin dari publikasi yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan indeks propinsi Sumatera Utara untuk literasi keuangan sebesar 44.36 persen dan inklusi keuangan sebesar 86,09 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berkisar di angka 38,03 persen untuk indeks literasi keuangan dan 76,19 persen untuk indeks inklusi keuangan.

Asuransi Sompo Kantor Cabang Medan sependapat dengan pernyataan Gubernur Sumatera  Utara, dan menyadari peran sentral dari rekan-rekan wartawan khususnya yang bertugas di Sumatera Utara dalam memastikan distribusi informasi yang akurat dan mempromosikan pendekatan peliputan yang berimbang dalam menyusun pemberitaan. 

Hal ini bisa dilakukan melalui kanal media arus utama maupun kanal media sosial. Survei Katadata belum lama ini menyimpulkan bahwa televisi merupakan media yang paling dipercaya responden, yakni 49,5%. Disusul oleh media sosial 20,3% lalu situs pemerintah hanya 15,3% dan media cetak seperti koran/majalah mendapatkan 4.0%.

"Literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu parameter strategis dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan daerah," pungkasnya.