Hebat, Mahasiswa FT UISU Mampu Ciptakan Parkir Pintar dan Lantai Sholat Otomatis Pesawat

Shalahuddin Alayubi Sitanggang/RMOLSumut
Shalahuddin Alayubi Sitanggang/RMOLSumut

Hasil karya luar biasa berupa Parkir Pintar dan Prayer Floor Adjustable for Plane berhasil diciptakan oleh Shalahuddin Alayubi Sitanggang salah seorang mahasiswa Fakultas Teknik UISU.


Hasil karyanya ini bahkan membuatnya menyandang lulusan terbaik dan mendapat piagam penghargaan dari Rektor UISU, Dr H Yanhar Jamaluddin. Ia lulus denga IPK 3,98.

Kemampuan dari sosok kelahiran 22 Juli 1995 ini untuk membuat karya luar biasa ternyata tidak hanya kali ini saja. Beberapa kali ia memenangkan hibah proposal bisnis dari UISU.

Pada tahun 2020 Shalahuddin memenangkan hibah proposal bisnis dari uisu dengan mendapatkan juara 3 dari fakultas Teknik, tahun 2021 ia juga mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

“Kemarin saya mengusulkan dua judul dan Alhamdulillah dua-duanya lolos PKM, sebagai visioner dari teknik UISU dan Alhamdulillah pada tahun berikutnya banyak teman-teman yang ikut serta berpartisipasi mengikuti PKM,” ujarnya, Senin (12/9/2022).

Rancangan Prayer Floor Adjustable For Plane memungkinkan lantai sholat bergerak menyesuaikan tetap pada posisi menghadap kiblat. Perancangan ini didukung Teknologi Mekanotrika dan Teknologi Sensor GNSS (Global Navigation Satellite System). Mikrokontroler Programmable Logic Controller (PLC) yang memberi perintah ke motor listrik untuk memutar lantai salat sesuai dengan arah kiblat.

Tak hanya itu diakhir 2021 Shalahuddin juga mengikuti program talenta inovasi Indonesia yang merupakan program dari Direktorat Sumber Daya, Ditjen Diktiristek

“Adanya program pembiyayan tugas akhir mahasiwa S1,S2,S3 dan kebetulan ditalenta itu tugas akhir saya membuat alat kasur berat badan. Alhamdulilah dari pihak ditjen Ristek Dikti responnya bagus dan proposal saya lolos.

Rancang Bangun Smart Hospital Bed Berbasis Mikrokontroler ini didampingi oleh dosen pebimbing saya Ir. H. Luthfi Parinduri. Smart Hospital Bed adalah hasil rancang bangun yang dilaksanakan di Fakultas Teknik UISU sebagaimana diketahui bahwa ranjang semacam ini belum ada di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Pengukuran berat badan pasien dengan kondisi tidak dapat begerak, tidak sadarkan diri, trauma, atau luka bakar secara langsung sangat sulit dilakukan.

Smart Hospital Bed dirancang dengan menggunakan komponen seperti Load Cell, Modul HX711, Arduino, LCD, Ranjang Pasien, Push Button, dan Potensiometer. Saat tombol “mulai” ditekan, pasien yang berbaring di ranjang akan terdeteksi dan diukur oleh sensor Load Cell. Amplifier HX711 akan bekerja. Dan Hasil inputan pengukuran berat badan yang telah diproses selanjutnya akan ditampilkan di LCD. Smart Hospital Bed diharapkan menjadi solusi atas masalah pengukuran berat badan pasien berkebutuhan khusus dan mampu bersaing dengan produk impor sejenis.

“Dan alhamdulilah tugas akhir itu membawa saya juga menjadi pemakalah seminar nasional teknik di UISU,”jelasnya.

Saat ini, Shalahuddin sedang mengikuti proses beasiswa LPDP.

“Saya sudah masuk ketahap skolastik dan insyaallah tgl 15 nanti pengumumannya, saya mengambil 3 university yaitu imperial college London prodi future power networks, the university of Manchester prodi renewable energy and clean technology with extended research, dan university of Birmingham prodi electrical power system with advanced research,”ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, Dekan Fakultas Teknik UISU, Ir. H. Abdul Haris Nasution, MT sangat menagapresiasi prestasi Shalahuddin yang mampu berinovasi dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

“Harapan kita kedepan semoga lebih banyak lagi mahasiswa-mahasiswa berprestasi sehingga mereka mampu berkomptesi. Kehadiran dan prestasi Shalahuddin adalah bukti bahwa mahasiswa UISU mampu berkarya dan memiliki kompetensi yang luar biasa hingga mampu bersaing secara lokal dan regional,” ujarnya sembari berharap Shalahuddin mendapatkan kesempatan untuk mendapat pendidikan di luar negeri melalui beasiswa LPDP.