Head to Head, Caleg Gerindra 'Patuk' Caleg PDIP Di Dapil Sumut I DPR RI

Online Sumut kembali merilis hasil survey mereka mengenai elektabilitas para caleg dari dua partai politik terkemuka di Indonesia yakni PDI Perjuangan dan Gerindra. Pemilihan dua partai politik ini didasarkan pada posisi keduanya yang merupakan pengusung utama dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pesera pemilu 2019 dimana PDI Perjuangan merupakan pengusung utama pasangan Jokowi-Maruf Amin sedangkan Gerindra merupakan pengusung utama Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Karena dasar itu kami merasa tertarik untuk melihat efeknya pada elektabilitas parpol tersebut sekaligus kans para calegnya di Sumatera Utara khususnya pada Dapil Sumut 1 untuk DPR RI," kata Direktur Lembaga Survey Onlinesumut, Yudhistira, Jumat (12/4/2019).

Yudi menjelaskan survey ini mereka lakukan terhadap 880 orang responden yang masuk kategori pemilik hak suara pada pemilu 2019 di Dapil Sumut 1 untuk tingkat DPR RI yakni Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi. Survey dilakukan dengan multistage random sampling pada kurung waktu selama 12 hari yakni mulai 1 April hingga 12 April 2019. Margin of Error dan Tingkat Kepercayaan survei ini sebesar +/- 3,33 persen.

"Seluruh caleg pada kedua partai tersebut yang tercatat di Dapil Sumut 1 DPR RI kita survey kepada responden," ujarnya.

Dalam survey tersebut, para surveyor melakukan teknik wawancara dengan mengajukan seluruh nama-nama caleg kedua partai politik tersebut. Caleg PDI Perjuangan yakni Yasonna H Laoly, Sofyan Tan, Endah Sricahyani Sucipto, Irmadi Lubis, Rahmat Hidayat, Lidya Octaviana Sianipar, Janviar Pauus Saragih dan Aprilia Ratnaningsih.

Sedangkan nama-nama caleg Gerindra yang mereka ajukan ke masyarakat yakni Romo HR Syafii, Siti Jamaliah, Edi Kusuma, Iskandar HP Sitorus, M Husni, Fatmawaty, Muhammad Azhari, dan Ruslim Rohimun.

"Hasil yang kita peroleh elektabilitas tertinggi dari caleg PDI Perjuangan yakni Yasonna Laoly sedangkan caleg Gerindra elektabilitas tertinggi adalah Iskandar HP Sitorus," ujarnya.

Data yang dipaparkan Yudi, persentase yang memilih Iskandar HP Sitorus yakni 71,1 persen, diikuti Romo Syafii 10,4 persen dan  Husni 3,3 persen sedangkan 13,3 persen masih merahasiakan pilihannya.

Yang menarik menurut Yudi yakni persentase pilihan untuk caleg PDI Perjuangan dimana Yasonna Laoly selaku pemilih elektabilitas tertinggi dengan perolehan 6,6 persen disusul Irmadi Lubis 3,6 persen.

"Sebesar 81,9 persen tidak menjawab alias merahasiakan pilihannya. Mungkin itu bakal menjadi swing voters yang bisa menjadi rebutan bagi seluruh caleg dari dapil ini," pungkasnya.


Online Sumut kembali merilis hasil survey mereka mengenai elektabilitas para caleg dari dua partai politik terkemuka di Indonesia yakni PDI Perjuangan dan Gerindra. Pemilihan dua partai politik ini didasarkan pada posisi keduanya yang merupakan pengusung utama dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pesera pemilu 2019 dimana PDI Perjuangan merupakan pengusung utama pasangan Jokowi-Maruf Amin sedangkan Gerindra merupakan pengusung utama Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Karena dasar itu kami merasa tertarik untuk melihat efeknya pada elektabilitas parpol tersebut sekaligus kans para calegnya di Sumatera Utara khususnya pada Dapil Sumut 1 untuk DPR RI," kata Direktur Lembaga Survey Onlinesumut, Yudhistira, Jumat (12/4/2019).

Yudi menjelaskan survey ini mereka lakukan terhadap 880 orang responden yang masuk kategori pemilik hak suara pada pemilu 2019 di Dapil Sumut 1 untuk tingkat DPR RI yakni Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi. Survey dilakukan dengan multistage random sampling pada kurung waktu selama 12 hari yakni mulai 1 April hingga 12 April 2019. Margin of Error dan Tingkat Kepercayaan survei ini sebesar +/- 3,33 persen.

"Seluruh caleg pada kedua partai tersebut yang tercatat di Dapil Sumut 1 DPR RI kita survey kepada responden," ujarnya.

Dalam survey tersebut, para surveyor melakukan teknik wawancara dengan mengajukan seluruh nama-nama caleg kedua partai politik tersebut. Caleg PDI Perjuangan yakni Yasonna H Laoly, Sofyan Tan, Endah Sricahyani Sucipto, Irmadi Lubis, Rahmat Hidayat, Lidya Octaviana Sianipar, Janviar Pauus Saragih dan Aprilia Ratnaningsih.

Sedangkan nama-nama caleg Gerindra yang mereka ajukan ke masyarakat yakni Romo HR Syafii, Siti Jamaliah, Edi Kusuma, Iskandar HP Sitorus, M Husni, Fatmawaty, Muhammad Azhari, dan Ruslim Rohimun.

"Hasil yang kita peroleh elektabilitas tertinggi dari caleg PDI Perjuangan yakni Yasonna Laoly sedangkan caleg Gerindra elektabilitas tertinggi adalah Iskandar HP Sitorus," ujarnya.

Data yang dipaparkan Yudi, persentase yang memilih Iskandar HP Sitorus yakni 71,1 persen, diikuti Romo Syafii 10,4 persen dan  Husni 3,3 persen sedangkan 13,3 persen masih merahasiakan pilihannya.

Yang menarik menurut Yudi yakni persentase pilihan untuk caleg PDI Perjuangan dimana Yasonna Laoly selaku pemilih elektabilitas tertinggi dengan perolehan 6,6 persen disusul Irmadi Lubis 3,6 persen.

"Sebesar 81,9 persen tidak menjawab alias merahasiakan pilihannya. Mungkin itu bakal menjadi swing voters yang bisa menjadi rebutan bagi seluruh caleg dari dapil ini," pungkasnya.