Hadiri Musrenbang RPJMD Sumut, Mendagri Sindir Soal Sampah Di Medan

Buruknya pengelolaan sampah yang membuat Kota Medan masuk dalam kategori kota metropolitan terkotor di Indonesia ikut disindir oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Sindiran ini disampailannya saat memberikan sambutannya pada acara Musrenbang RPJMD Provinsi Sumatera Utara 2018-2023 di Tiara Convention, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (22/1/2019).

"Di Medan ini persoalan sampah saja sudah sangat ribet ternyata," katanya pada Musrenbang yang juga dihadiri Walikota Medan Dzulmi Eldin tersebut.

Tjahjo mengatakan berbagai upaya peningkatan pembangunan harus didukung oleh seluruh Pemerintah Daerah. Dalam hal ini pembenahan-pembenahan dalam pelayanan publik menjadi sebuah keharusan.

Khusus dibidang pariwisata, Sumatera Utara menurutnya menjadi bagian dari daerah yang masuk dalam proyek strategis nasional. Dalam hal inilah ia meminta agar Kota Medan selaku ibukota Provinsi Sumatera Utara juga harus ikut berbenah. Persoalan sampah dan papan reklame menurutnya harus menjadi perhatian utama.

"Pemimpin harus punya kebijakan, berani untuk menyelesaikan masalah ini.

Musrenbang RPJMD Provinsi Sumatera Utara ini dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah,) dan para kepala daerah kabupaten/kota serta unsur FKPD Sumatera Utara.


Buruknya pengelolaan sampah yang membuat Kota Medan masuk dalam kategori kota metropolitan terkotor di Indonesia ikut disindir oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Sindiran ini disampailannya saat memberikan sambutannya pada acara Musrenbang RPJMD Provinsi Sumatera Utara 2018-2023 di Tiara Convention, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (22/1/2019).

"Di Medan ini persoalan sampah saja sudah sangat ribet ternyata," katanya pada Musrenbang yang juga dihadiri Walikota Medan Dzulmi Eldin tersebut.

Tjahjo mengatakan berbagai upaya peningkatan pembangunan harus didukung oleh seluruh Pemerintah Daerah. Dalam hal ini pembenahan-pembenahan dalam pelayanan publik menjadi sebuah keharusan.

Khusus dibidang pariwisata, Sumatera Utara menurutnya menjadi bagian dari daerah yang masuk dalam proyek strategis nasional. Dalam hal inilah ia meminta agar Kota Medan selaku ibukota Provinsi Sumatera Utara juga harus ikut berbenah. Persoalan sampah dan papan reklame menurutnya harus menjadi perhatian utama.

"Pemimpin harus punya kebijakan, berani untuk menyelesaikan masalah ini.

Musrenbang RPJMD Provinsi Sumatera Utara ini dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah,) dan para kepala daerah kabupaten/kota serta unsur FKPD Sumatera Utara.