Golkar Bisa Kalah Jika Luhut Tidak Menolak Deklarasi Luhut for President 2024 

Luhut Panjaitan bersama Airlangga Hartarto berbincang dengan Presiden Joko Widodo/Net
Luhut Panjaitan bersama Airlangga Hartarto berbincang dengan Presiden Joko Widodo/Net

Partai Golkar berpotensi gagal memenuhi target mereka untuk memenangkan ajang Pilpres 2024.


Salah satu penyebabnya yakni munculnya dukungan terhadap Luhut Binsar Panjaitan oleh para kelompok yang mendeklarasikan diri menjadi relawan 'Luhut For President RI 2024'.

Jika deklarasi-deklarasi ini tidak ditolak langsung oleh Luhut, maka internal Partai Golkar dipastikan dapat bergejolak.

"Luhut kan tokoh Golkar," ujar Direktur eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/11/2021).

Saat ini kata Jerry, Partai Golkar sudah mendeklarasikan mendukung Airlangga Hartarto untuk maju menjadi capres 2024 mendatang. Artinya jika muncul tokoh lain dari internal partai itu sendiri akan berdampak secara langsung dalam upaya mereka mencapai tujuan memenangkan Pilpres tersebut.

"Ini bisa menjadi dualisme di Golkar, atau ke depan bisa saja Luhut menggantikan Airlangga sebagai calon," tuturnya.

Meski begitu, Jerry memandang deklarasi relawan terhadap satu tokoh, untuk saat ini masih sekadar entertainment politik saja.

"Tapi yang terpenting adalah kendaraan politik apa yang ditumpangi," demikian Jerry.