Fraksi PDIP DPRD Medan Tak Setuju, Pemadaman Lampu Jalan Bisa Picu Kriminalitas

Robi Barus/Ist
Robi Barus/Ist

Pemadaman lampu jalan yang dilakukan selama pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Medan memunculkan berbagai komentar yang menyebut hal ini akan memicu munculnya aksi-aksi kriminalitas.


Komentar-komentar seperti ramai menghiasi media sosial warga terkait kebijakan tersebut.

Akan tetapi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus tidak sepakat dengan anggapan ini. Menurutnya, pemadaman lampu jalan tersebut tidak memiliki korelasi dengan peningkatan kriminalitas di jalanan. Sebab, petugas PPKM Darurat yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI dan Polri seanntiasa berjaga.

"Hargai mereka yang kerja siang malam menjaga keamanan dan kelancaran PPKM Darurat ini. Jangan langsung dibilang rawan kriminalitas, enggak benar itu," katanya kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Menurut anggota DPRD Medan yang ada di Komisi I itu, setiap petugas disiapkan untuk menjaga keamanan dan arus lalu lintas selama penerapan PPKM Darurat, termasuk titik-titik yang dipadamkan lampu jalannya.

"Bukan berarti jalan di sekat, lampu jalan dimatikan, dan terus dibiarkan begitu saja. Di sana ada tim gabungan yang berjaga hampir 24 jam," kata dia pula.

Diketahui, kebijakan mematikan seluruh lampu jalan di malam hari dilaksanakan sejak PPKM Darurat di Kota Medan. Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyebutkan kebijakan tersebut berdasarkan kesepakatan Pemko Medan bersama unsur Forkompimda Kota Medan.