Emrus Sihombing: Menteri dari Kalangan Pengusaha Justru Baik

Polemik menteri-menteri muda yang berasal dari pengusaha membuat masyarakat seolah menyangsikan kinerja mereka ke depan. Hal ini juga dibenarkan Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing, namun ia menyatakan yakin bahwa pengusaha bisa keluar dari zona nyaman.





"Kita lihat sebagai contoh misalnya kementrian pendidikan dan kebudayaan. Saya pikir generasi muda yang berusia 35 tahun dan sudah berhasil mengelola usaha dan juga tamatan di luar negeri dan dari universitas bermutu," katanya kepada Kantor Berita





Hal ini menurutnya bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat bahwa tidak masalah jika menteri berasal dari bidang pengusaha.





"Juga menteri yang masih muda yang lahir di Papua yaitu menteri investasi kita saya kira sangat bagus sekali. Menurut informasi yang saya peroleh dari media beliau merayap dari usaha yang paling kecil bahkan dikatakan sopir angkot hingga jadi pengusaha dan berhasil. Ini suatu keberhasilan," katanya.





Emrus menuturkan bahwa artinya orang-orang yang di bidang usaha adalah orang-orang yang perilakunya tidak mau berada di zona aman. Hal ini menurutnya bagus karena bisa membawa Indonesia ke luar dari zona aman sehingga Indonesia mampu berubah ke arah yang lebih baik.





"Terkait dengan komposisi menteri ini saya melihat bahwa komposisi menteri ini ingin pemerintahannya lima tahun ke depan berada pada situasi yang status quo atau pada situasi yang sudah mapan. Tapi ingin membuat suatu terobosan-tetobosan terbaru yang sangat luar biasa," tegasnya.





Emrus optimis bahwa para menteri mampu mewujudkan keinginan presiden dalam menjabat lima tahun ke depan.





"Oleh karena itu saya rasa keinginan bapak presiden yang luar biasa harus diwujudkan oleh para menteri ini lima tahun ke depan. Kalau tidak, ini bisa menjadi hal yang tidak baik nanti tentang penilaian masyarakat terhadap bapak presiden," pungkasnya.[R]


Polemik menteri-menteri muda yang berasal dari pengusaha membuat masyarakat seolah menyangsikan kinerja mereka ke depan. Hal ini juga dibenarkan Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing, namun ia menyatakan yakin bahwa pengusaha bisa keluar dari zona nyaman.





"Kita lihat sebagai contoh misalnya kementrian pendidikan dan kebudayaan. Saya pikir generasi muda yang berusia 35 tahun dan sudah berhasil mengelola usaha dan juga tamatan di luar negeri dan dari universitas bermutu," katanya kepada Kantor Berita





Hal ini menurutnya bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat bahwa tidak masalah jika menteri berasal dari bidang pengusaha.





"Juga menteri yang masih muda yang lahir di Papua yaitu menteri investasi kita saya kira sangat bagus sekali. Menurut informasi yang saya peroleh dari media beliau merayap dari usaha yang paling kecil bahkan dikatakan sopir angkot hingga jadi pengusaha dan berhasil. Ini suatu keberhasilan," katanya.





Emrus menuturkan bahwa artinya orang-orang yang di bidang usaha adalah orang-orang yang perilakunya tidak mau berada di zona aman. Hal ini menurutnya bagus karena bisa membawa Indonesia ke luar dari zona aman sehingga Indonesia mampu berubah ke arah yang lebih baik.





"Terkait dengan komposisi menteri ini saya melihat bahwa komposisi menteri ini ingin pemerintahannya lima tahun ke depan berada pada situasi yang status quo atau pada situasi yang sudah mapan. Tapi ingin membuat suatu terobosan-tetobosan terbaru yang sangat luar biasa," tegasnya.





Emrus optimis bahwa para menteri mampu mewujudkan keinginan presiden dalam menjabat lima tahun ke depan.





"Oleh karena itu saya rasa keinginan bapak presiden yang luar biasa harus diwujudkan oleh para menteri ini lima tahun ke depan. Kalau tidak, ini bisa menjadi hal yang tidak baik nanti tentang penilaian masyarakat terhadap bapak presiden," pungkasnya.