Edy Rahmayadi Mengaku Miris, Dari 7 Rencana Belum Ada Satupun Pembangunan Bendungan Yang Tuntas di Sumut

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau lokasi bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang/Ist
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau lokasi bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang/Ist

Pembangunan bendungan atau waduk menjadi salah satu kebutuhan yang dinilai akan memberikan berbagai dampak positif dalam berbagai sektor di Sumatera Utara.


Namun, hal tersebut belum dapat dirasakan seiring belum tuntasnya proyek pengerjaan bendungan yang perencanaan dan pengerjaannya sudah berlangsung belasan tahun.

Demikian disampaiakn Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi terkait berbagai progres pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara seperti Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Sibiru-biru, Deli Serdang.

"Di Jawa Timur itu ada 35 waduk, Jawa Barat 10 waduk, Jawa Tengah ada 16. Kita dari 2004 sampai sekarang seharusnya ada 7, tapi 1 pun belum selesai," katanya kepada wartawan, Jumat (6/11/2021).

Menurut Edy, pembangunan bendungan dilakukan lewat kajian yang mendalam. Sehingga pembangunannya dipastikan akan memberikan manfaat yang besar bagi daerah tempat pembangunannya berada.

"Artinya itu akan mengairi pertanian, cadangan bahan baku air bersih yang kalau selesai itu volumenya mencapai 3 ribu liter per detik, fungsi kontrol banjir, hingga ada fungsi pariwisata disitu," ungkapnya.

Karena itulah menurut Edy, dalam kunjungannya ke Lau Simeme beberapa hari lalu ia menekankan agar seluruh pihak mendukung pembangunan bendungan tersebut. Tidak hanya itu, ia juga berharap adanya dukungan yang sama terhadap rencana pembangunan bendungan di Kabupaten Karo.

"Disana itu kalau ada bendungannya, maka hasil pertaniannya akan meningkat 10 kali lipat disana," pungkasnya.