Dugaan Suap Distribusi Gula, Komisaris PTPN VI Kembali Diperiksa KPK

Komisaris PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, M Syarkawi Rauf diperiksa oleh penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap distribusi gula di PTPN III tahun 2019. Selain memeriksa Syarkawi, penyidik juga memanggil saksi lainnya yakni Ketua Dewan Penasihat Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI), Arum Sabil.





"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IKL (Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana)," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (16/12).





Dalam kasus ini, Syarkawi disebut menerima uang dari Direktur Utama (Dirut) PT Fajar Mulia Transindo Pieko Njotosetiadi. Hal itu diketahui setelah Jaksa KPK membacakan surat dakwaan Pieko pada Senin (25/11).





Pieko disebut memberi uang 190.300 dolar Singapura yang setara dengan Rp 1,96 miliar kepada Syarkawi.[R]


Komisaris PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, M Syarkawi Rauf diperiksa oleh penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap distribusi gula di PTPN III tahun 2019. Selain memeriksa Syarkawi, penyidik juga memanggil saksi lainnya yakni Ketua Dewan Penasihat Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI), Arum Sabil.





"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IKL (Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana)," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (16/12).





Dalam kasus ini, Syarkawi disebut menerima uang dari Direktur Utama (Dirut) PT Fajar Mulia Transindo Pieko Njotosetiadi. Hal itu diketahui setelah Jaksa KPK membacakan surat dakwaan Pieko pada Senin (25/11).





Pieko disebut memberi uang 190.300 dolar Singapura yang setara dengan Rp 1,96 miliar kepada Syarkawi.