DPP PMS Kritik Komposisi Direksi BUMD Yang Ditetapkan Bobby Nasution

Bobby Nasution saat mengumumkan jajaran direksi pada 3 BUMD di Pemko Medan/Ist
Bobby Nasution saat mengumumkan jajaran direksi pada 3 BUMD di Pemko Medan/Ist

Selain kompetensi, unsur lain yang sangat penting diperhatikan dalam menetapkan pejabat pada perusahaan yang berstatus milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan seharusnya memperhatikan sisi kemajemukan. 


Hal ini disampaikan Sekretaris Umum DPP Pemuda Merga Silima (PMS), Bengkel Ginting terkait komposisi direksi pada 3 perusahaan umum berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ditetapkan oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution pekan lalu. Menurut Bengkel, kinerja jajaran direksi pada 3 BUMD tersebut akan lebih baik jika diisi oleh jajaran yang mewakili unsur kemajemukan yang menjadi ciri khas Kota Medan.

"Perlu diketahui, kinerja dari perusahaan umum berstatus BUMD tersebut akan bersinggungan langsung dengan masyarakat yang sangat majemuk di Kota Medan. Tentu kinerjanya akan lebih mudah jika masing-masing unsur memiliki keterwakilan pada jajaran pimpinannya," kata Bengkel Ginting, Senin (20/9/2021).

Bengkel menilai komposisi jajaran direksi pada 3 BUMD tersebut belum mewakili unsur kemajemukan yang menjadi ciri khas masyarakat di Kota Medan. Hal ini sangat jauh dari harapan masyarakat dengan apa yang disebut oleh Bobby lewat kampanye politik yang selalu menggaungkan kerja kolaborasi. 

"Pemuda Merga Silima melihat apa yang dilakukan Bobby ini belum menunjukkan semangat kolaborasi. Kita justru melihat beliau terperangkan vested di lingkarannya sehingga tidak sensitif dengan kemajemukan dalam mengangkat pejabat," ujarnya.

Mereka berharap, kedepannya Bobby Nasution lebih sensitif terhadap hal-hal yang menyangkut unsur keterwakilan dari seluruh kelompok masyarakat dalam rangka menunjukkan kinerja yang kolaboratif tersebut. Dengan merangkul seluruh unsur, maka ia yakin Kolaborasi Medan Berkah yang menjadi jargon Bobby akan membuat Kota Medan semakin baik.

"Sejauh ini kita belum melihat ada kemajuan. Belum ada arah perubahan yang prioritas sehingga kita meragukan hal ini dapat membuat Bobby mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam membawa perubahan tersebut," demikian Bengkel Ginting.

Diketahui, Bobby Nasution telah menetapkan nama-nama jajaran direksi pada 3 BUMD milik Pemko Medan yakni pada Perusahaan Umum Daerah Pasar (PD Pasar), PD Pembangunan dan PD Rumah Potong Hewan. Adapun nama-nama yang diumumkan yakni 

1 Perusahaan Umum Daerah Pasar

Direktur Utama ( Suwarno SE)

Direktur Operasional (Ismail Pardede SH)

Direktur Administrasi dan Keuangan (Fernando H Napitupulu SE)

Direktur Pengembangan dan SDM (Imam Abdul Hadi SE)

2 Perusahaan Umum Daerah Pembangunan

Direktur Utama ( Gerald Partogi Siahaan, SH,SE,MM)

Direktur Operasional (Ahmad Yasir Lubis SH,MH)

Direktur Umum dan Keuangan (Bambang Hendarto SH)

Direktur Pengembangan (Syafrizal Lubis S.Sos)

3 Perusahaan Umum Daerah Rumah Potong Hewan

Direktur utama (Harisandi Syafri Harahap SSos)

Direktur Operasional (Boy Miharza SE)

Direktur Umum dan Keuangan (Jansen Sihaloho SIkom)

Direktur Pengembangan (Rudi SAg, MM).