DPC Demokrat Se-Sumut Didorong Aklamasi Pilih Lokot Nasution Jadi Ketua DPD Demokrat Sumut

Suryani Paskah Naiborhu/RMOLSumut
Suryani Paskah Naiborhu/RMOLSumut

Dukungan terhadap Lokot Nasution untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara muncul dari Komite Nasional Pemuda Demokrat (KNPD) Sumatera Utara.


Ketua DPD KNPD Sumatera Utara, Suryani Paskah Naiborhu meyakini Lokot Nasution sangat kapabel untuk memimpin Partai Demokrat Sumatera Utara. Karena itu, ia mendorong seluruh DPC Partai Demokrat se-Sumatera Utara secara aklmasi memilihnya pada musyawarah daerah (Musda) DPD Partai Demokrat yang akan digelar dalam waktu dekat.

"Pemilihan secara aklamasi tepat, karena Lokot merupakan satu-satunya sosok yang memiliki kapasitas untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumut," katanya, Senin (24/5/2021).

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan, dari segi pengalaman, Lokot Nasution dinilai telah memiliki jam terbang yang tinggi. Hal ini karena Lokot Nasution telah berkiprah di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum.

"Masuknya Lokot Nasution dalam struktur kepengurusan DPP Partai Demokrat dengan posisi yang cukup strategis, yakni sebagai wakil bendahara umum, tentu sudah berdasarkan perhitungan yang matang dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tidak mungkin AHY menempatkan Lokot di posisi tersebut, jika tidak berdasarkan penilaian terhadap kapabilitas dan kapasitas," ujarnya.

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan, di tingkat pusat, Lokot Nasution juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan komunikatif, sehingga mampu diterima banyak pihak, baik di internal maupun eksternal partai. Usianya yang masih muda juga membuat Lokot terlihat energik dan aktif dalam berorganisasi.

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan pengalaman berorganisasi Lokot Nasution selama di tingkat DPP Partai Demokrat tentu menjadi bekal yang sangat berharga ketika dia memimpin DPD Partai Demokrat Sumut. Artinya Lokot Nasution dapat menularkan pengalaman dan ilmu yang dimilikinya kepada kader-kader DPD Partai Demokrat Sumut.

"Ditambah lagi bahwa dia merupakan putra daerah asal Sumut yang mampu berkiprah dan berprestasi di tingkat nasional. Ini merupakan keunggulan dari Lokot Nasution. Sehingga saat memimpin, dia relatif tidak mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan para kader partai di daerah ini," tutur Suryani Paskah Naiborhu.

Lebih lanjut dikatakan, melihat berbagai kelebihan yang ada, maka Lokot dinilai sangat layak untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumut. Suryani Paskah Naiborhu yakin bahwa kehadiran Lokot Nasution akan membawa banyak hal positif bagi kemajuan partai tersebut, terutama dalam merangkul berbagai kalangan, khususnya generasi muda, untuk bergabung dengan Partai Demokrat.

Suryani Paskah Naiborhu juga meyakini bahwa kepemimpinan Lokot Nasution akan membuat DPD Partai Demokrat Sumut memberikan kontribusi penting dalam Pemilu tahun 2024, seperti halnya dalam Pemilu 2009. Saat itu, Partai Demokrat di Sumut berhasil mendudukkan 10 kadernya di DPR-RI dan 28 di DPRD Sumut.

"Karena itu, saya mendorong agar Lokot Nasution dapat memimpin DPD Partai Demokrat Sumut. Dan seluruh DPC Partai Demokrat di Sumut dapat memilih Lokot secara aklamasi. Sebab sampai saat ini saya tidak melihat ada calon lain yang memiliki kualitas sebagus Lokot," ujarnya.

Suryani Paskah Naiborhu mengatakan, pemilihan secara aklamasi sendiri tidak melanggar konstitusi dan prinsip demokrasi. Aklamasi muncul karena adanya kesamaan pandangan dan tujuan dalam memilih. Dan aklamasi sama dengan musyawarah mufakat. Indonesia sendiri pernah melakukan cara aklamasi dalam menentukan pemimpin bangsa yakni Presiden pertama RI Soekarno dan Wakil Presiden pertama RI Moh.Hatta dan hasilnya bagus bagi negara kita.

"Ketika kita sudah sama-sama setuju dan bersepakat, maka aklamasi dapat dilakukan. Dan saya mendorong seluruh DPC memilih Lokot Nasution secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut," tuturnya.