Diperiksa Marathon 22 Jam, Jokdri Kelelahan Tapi Nyaman

Selama 22 jam sudah Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono diperiksa tim penyidik Satgas Antimafia Bola di Mapolda Metro Jaya.

Pemeriksaan Djokdri, begitu ia disapa, berlangsung mulai pukul 09.43 WIB kemarin (Kamis, 21/2) hingga pagi tadi (Jumat, 22/2) pukul 08.00 WIB.

Jokdri mengaku lega akhirnya bisa menuntaskan pemeriksaan kali ini meski lelah.

"Pertama, Alhamdulillah pemeriksaan yang kedua saya lalui cukup melelahkan, cukup panjang. Tapi saya merasa nyaman menjalani proses ini," ujar Jokdri usai pemeriksaan, kepada wartawan.

Jokdri berharap keterangannya bisa menuntaskan perkara yang dijalaninya.

"Mudah-mudahan penjelasan yang saya sampaikan sebagaimana yang diterima dan didengarkan oleh penyidik menjadi bahan proses ini. Sehingga diharapkan segera bisa dituntaskan," kata dia.

Jokdri kembali mengapresiasi profesionalitas penyidik dalam pemeriksaannya.

"Sekali lagi saya menyampaikan penyidik dan satgas telah melayani proses penyidikan ini dengan sangat baik, sangat nyaman, sangat profesional dan saya merasa dalam pemeriksaan yang cukup lama tapi bisa menjalani dengan nyaman," tuturnya.

Jokdri telah resmi menyandang status tersangka dalam kasus perusakan barang bukti pengaturan skor. Meski begitu, ia tidak ditahan.[R]


Selama 22 jam sudah Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono diperiksa tim penyidik Satgas Antimafia Bola di Mapolda Metro Jaya.

Pemeriksaan Djokdri, begitu ia disapa, berlangsung mulai pukul 09.43 WIB kemarin (Kamis, 21/2) hingga pagi tadi (Jumat, 22/2) pukul 08.00 WIB.

Jokdri mengaku lega akhirnya bisa menuntaskan pemeriksaan kali ini meski lelah.

"Pertama, Alhamdulillah pemeriksaan yang kedua saya lalui cukup melelahkan, cukup panjang. Tapi saya merasa nyaman menjalani proses ini," ujar Jokdri usai pemeriksaan, kepada wartawan.

Jokdri berharap keterangannya bisa menuntaskan perkara yang dijalaninya.

"Mudah-mudahan penjelasan yang saya sampaikan sebagaimana yang diterima dan didengarkan oleh penyidik menjadi bahan proses ini. Sehingga diharapkan segera bisa dituntaskan," kata dia.

Jokdri kembali mengapresiasi profesionalitas penyidik dalam pemeriksaannya.

"Sekali lagi saya menyampaikan penyidik dan satgas telah melayani proses penyidikan ini dengan sangat baik, sangat nyaman, sangat profesional dan saya merasa dalam pemeriksaan yang cukup lama tapi bisa menjalani dengan nyaman," tuturnya.

Jokdri telah resmi menyandang status tersangka dalam kasus perusakan barang bukti pengaturan skor. Meski begitu, ia tidak ditahan.