Diperiksa Di Bawaslu RI, Romo Syafii Dicecar 17 Pertanyaan

Politisi Gerindra yang juga tercatat sebagai anggota DPR RI Romo Raden HM Syafii dicecar 17 pertanyaan oleh Bawaslu Sumut dalam pemeriksaan terkait pengaduan dugaan kampanye terselubung dan penghasutan sebagaimana diadukan oleh Fakhruddin Pohan, warga Kota Medan. Romo Syafii menjalani pemeriksaan di Kantor Bawaslu RI di Jalan MH Thamrin no 14 Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019) kemarin.

Kuasa hukum Romo Syafii, Adam mengatakan seluruh pertanyaan dari pihak Bawaslu Sumut tersebut sifatnya masih klarifikasi terkait hal-hal yang diduga memenuhi unsur kampanye terselubung dan penghasutan sebagaimana laporan kepada Bawaslu Sumut.

"Tadi ada 17 pertanyaan soal klarifikasi tentang permasalahan yang menurut pengadu itu kampanye terselubung dan propaganda," katanya kepada wartawan.

Sebelumnya Romo Syafii sendiri enggan memberikan komentar terkait pemeriksaan terhadap dirinya. Dengan alasan mengejar jadwal pesawat, sosok yang kini kembali maju sebagai calon legislatif di Sumut tersebut langsung meninggalkan awak media yang sudah menunggunya.

"Jadwal pesawat aku sudah mepet. Tadi diklarifiksi dengan Bawaslu Sumut. Ya mohon maaf ya saya buru-buru," ujarnya.

Pemeriksaan terhadap Romo Syafii dilakukan di Jakarta karena yang bersangkutan mengaku tidak dapat meluangkan waktu ke Medan. Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan hal ini diperkuat dengan lampiran jadwal Romo Syafii di DPR RI yang ditunjukkan oleh kuasa hukumnya yang mewakilinya menghaidiri panggilan di Bawaslu Sumut.

Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Sumut turun ke Jakarta untuk memeriksa Romo Syafii terkait pengaduan atas dugaan kampanye terselubung dan penghasutan yang diduga dilakukannya saat berorasi pada acara 'Apel Siaga 222 Lawan Kriminalisasi/Kecurangan-Deklarasi Pilkada Damai' yang digelar di Depan Masjid Raya Al Mashun, Medan, pada Jumat 22 Februari 2019 lalu.


Politisi Gerindra yang juga tercatat sebagai anggota DPR RI Romo Raden HM Syafii dicecar 17 pertanyaan oleh Bawaslu Sumut dalam pemeriksaan terkait pengaduan dugaan kampanye terselubung dan penghasutan sebagaimana diadukan oleh Fakhruddin Pohan, warga Kota Medan. Romo Syafii menjalani pemeriksaan di Kantor Bawaslu RI di Jalan MH Thamrin no 14 Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019) kemarin.

Kuasa hukum Romo Syafii, Adam mengatakan seluruh pertanyaan dari pihak Bawaslu Sumut tersebut sifatnya masih klarifikasi terkait hal-hal yang diduga memenuhi unsur kampanye terselubung dan penghasutan sebagaimana laporan kepada Bawaslu Sumut.

"Tadi ada 17 pertanyaan soal klarifikasi tentang permasalahan yang menurut pengadu itu kampanye terselubung dan propaganda," katanya kepada wartawan.

Sebelumnya Romo Syafii sendiri enggan memberikan komentar terkait pemeriksaan terhadap dirinya. Dengan alasan mengejar jadwal pesawat, sosok yang kini kembali maju sebagai calon legislatif di Sumut tersebut langsung meninggalkan awak media yang sudah menunggunya.

"Jadwal pesawat aku sudah mepet. Tadi diklarifiksi dengan Bawaslu Sumut. Ya mohon maaf ya saya buru-buru," ujarnya.

Pemeriksaan terhadap Romo Syafii dilakukan di Jakarta karena yang bersangkutan mengaku tidak dapat meluangkan waktu ke Medan. Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan hal ini diperkuat dengan lampiran jadwal Romo Syafii di DPR RI yang ditunjukkan oleh kuasa hukumnya yang mewakilinya menghaidiri panggilan di Bawaslu Sumut.

Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Sumut turun ke Jakarta untuk memeriksa Romo Syafii terkait pengaduan atas dugaan kampanye terselubung dan penghasutan yang diduga dilakukannya saat berorasi pada acara 'Apel Siaga 222 Lawan Kriminalisasi/Kecurangan-Deklarasi Pilkada Damai' yang digelar di Depan Masjid Raya Al Mashun, Medan, pada Jumat 22 Februari 2019 lalu.