Diiming-Imingi Dapat Bantuan Covid, Ibu-Ibu Di Padang Sidimpuan Diperas Usai Kirim Foto Telanjang

Para korban penipuan sedang di Polres Padangsidimpuan/Ist
Para korban penipuan sedang di Polres Padangsidimpuan/Ist

Kasus penipuan dengan modus mendapatkan dana bantuan covid-19 terjadi di Kota Padangsidimpuan.


Korbannya adalah sejumalh ibu rumah tangga yang tertipu dengan syarat-syarat yang diajukan oleh si pelaku.

Informasi yang diperoleh menyebutkan modus penipuan berujung pemerasan tersebut berawal dari perbincangan antara pelaku dengan para korbannya pada aku facebook.

Salah seorang korban berinisial YP (30) mengatakan, saat dirinya membuka akun facebooknya, Selasa (12/10/2021) pagi dirinya mendapat pesan dari teman facebooknya dengan nama akun Anisa Cyank. Kala itu, temannya menanyakan apakah dirinya telah mendapatkan bantuan dana Covid 19.

“Saya bilang belum dapat bang. Dia katanya sudah dapat Rp5 juta. Langsung saya tanya apa-apa saja syaratnya. Dia bilang foto KTP sama foto,” katanya kepada wartawan di Polres Padangsidimpuan.

Setelah mengirim foto KTP dan foto dirinya tersebut, akun Anisa Cyank ini meminta nomor ponsel miliknya dengan alasan nomor teleponnya telah terhapus.

“Tidak lama setelah saya kirim, saya langsung ditelpon sama seorang perempuan yang mengaku bernama Laura selaku bidan. Dalam percakapan itu, dirinya minta saya mengikuti persyaratan dengan mengirim sejumlah foto orang yang telanjang,” tambahnya.

Kemudian, YP mengikuti syarat dari pelaku dengan mengirimkan foto telanjangnya. Akan tetapi setelah mengirimkan foto telanjang tersebut, Laura justru memintainya uang senilai Rp 3,5 juta dengan ancaman akan menyebar foto telanjangnya. Saat bertelepon, Laura mengaku sedang bersama seorang polisi bernama Ruli.

“Karena uang saya tidak ada segitu. Saya minta kurang dan saya hanya mengirim uang Rp300 ribu ke rekening Bank BNI dengan nomor 1237752308 atas nama Muhammad Roky. Waktu telponan ada kawan Laura seorang lelaki mengaku bernama Ruli yang mengaku sebagai polisi,” ucapnya.

Pemerasan seperti terus menerus dialaminya hingga akhirnya ia melapor kepada pihak kepolisian. Pemilik akun Anisa Cyank sendiri menurutnya sudah dihubunginya dan didatangi ke kediamannya. Namun pemilik akun tersebut mengaku akun facebook miliknya dibajak oleh orang lain.

“Makanya kami datang ke sini bang melaporkan kejadian ini. Dan kami minta pelaku segera ditangkap bang,” pungkasnya.

Berbeda dengan YP, seorang korban lain berinisial RM yang juga korban penipuan ini mengaku telah mengirim uang ke rekening Muhammad  Roky senilai Rp2 juta.

"Takut saya bang, makanya saya kirim segitu,” pungkasnya.