Demokrat: Jangan Sampai New Normal Jadi Masa Paling Kelam Buat Tenaga Medis

Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman mengatakan persyaratan new normal belum sesuai denganAdapun salah satu syarat untuk membuka kembali kegiatan ekonomi adalah jika tren transmisi sudah menurun atau melandai. "Jika pembukaan kembali kegiatan ekonomi dipaksakan demi mengejar angka-angka ekonomi semata dengan mengabaikan potensi transmisi yang jauh lebih besar, maka hal ini akan membawa kita kepada masalah baru," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/5). Taufiqurrahman melanjutkan, alih-alih melahirkan output ekonomi, bila tidak dipikirkan secara matang justru yang didapatkan bisa jadi malapetaka yang lebih serius. Dia juga khawatir penerapan status itu akan membuat tim medis yang selama ini berjuang semakin kewalahan. "Itu juga akan menjadi masa paling kelam bagi para tenaga medis Indonesia," tegasnya. Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI periode 2017-2019 itu menyarankan kepada pemerintah agar bisa lebih bersabar dengan mendengarkan secara seksama masukan para ahli dan ilmuwan. Pemerintah jangan hanya fokus melayani kaum ekonomis saja. "Ekonomi bisa kita bangun kembali bahkan dari puing-puing. Tapi nyawa orang mati tak pernah bisa kita hidupkan kembali," pungkasnya.[R]


Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman mengatakan persyaratan new normal belum sesuai denganAdapun salah satu syarat untuk membuka kembali kegiatan ekonomi adalah jika tren transmisi sudah menurun atau melandai. "Jika pembukaan kembali kegiatan ekonomi dipaksakan demi mengejar angka-angka ekonomi semata dengan mengabaikan potensi transmisi yang jauh lebih besar, maka hal ini akan membawa kita kepada masalah baru," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/5). Taufiqurrahman melanjutkan, alih-alih melahirkan output ekonomi, bila tidak dipikirkan secara matang justru yang didapatkan bisa jadi malapetaka yang lebih serius. Dia juga khawatir penerapan status itu akan membuat tim medis yang selama ini berjuang semakin kewalahan. "Itu juga akan menjadi masa paling kelam bagi para tenaga medis Indonesia," tegasnya. Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI periode 2017-2019 itu menyarankan kepada pemerintah agar bisa lebih bersabar dengan mendengarkan secara seksama masukan para ahli dan ilmuwan. Pemerintah jangan hanya fokus melayani kaum ekonomis saja. "Ekonomi bisa kita bangun kembali bahkan dari puing-puing. Tapi nyawa orang mati tak pernah bisa kita hidupkan kembali," pungkasnya.