Demokrat Buka Lebar Opsi Pemakzulan Trump

RMOLSumut. Para pemimpin Demokrat di Kongres Amerika Serikat membiarkan pintu terbuka untuk mengejar pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun pertama-tama, mereka perlu menyelesaikan penyelidikan mereka sendiri soal apakah Trump menghalangi keadilan dalam penyelidikan Rusia yang dilakukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller.

Para pemimpin Partai Demokrat telah memperingatkan terhadap pemakzulan Trump hanya 18 bulan sebelum pemilihan presiden 2020.

Ketua Komite Kehakiman Amerika Serikat A. Jerrold Nadler, yang panelnya akan menjadi ujung tombak setiap proses pemakzulan, mengatakan Demokrat akan maju terus dengan penyelidikan Trump di Kongres.

"Kita akan melihat ke mana fakta-fakta membawa kita," jelasnya.

Laporan Mueller dirilis pekan ini setelah investigasi selama 22 bulan soal campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Mueller mencatat bahwa Kongres memiliki kekuatan untuk membahas apakah Trump melanggar hukum, dan Demokrat mengatakan itu akan menjadi masalah diskusi dalam beberapa minggu mendatang.

"Itu akan menjadi keputusan yang sangat konsekuen dan satu saya akan menyimpan penilaian sampai kita memiliki kesempatan untuk sepenuhnya membahasnya," kata Komite Intelijen Kongres Adam Schiff. [krm/rmol]


RMOLSumut. Para pemimpin Demokrat di Kongres Amerika Serikat membiarkan pintu terbuka untuk mengejar pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun pertama-tama, mereka perlu menyelesaikan penyelidikan mereka sendiri soal apakah Trump menghalangi keadilan dalam penyelidikan Rusia yang dilakukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller.

Para pemimpin Partai Demokrat telah memperingatkan terhadap pemakzulan Trump hanya 18 bulan sebelum pemilihan presiden 2020.

Ketua Komite Kehakiman Amerika Serikat A. Jerrold Nadler, yang panelnya akan menjadi ujung tombak setiap proses pemakzulan, mengatakan Demokrat akan maju terus dengan penyelidikan Trump di Kongres.

"Kita akan melihat ke mana fakta-fakta membawa kita," jelasnya.

Laporan Mueller dirilis pekan ini setelah investigasi selama 22 bulan soal campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Mueller mencatat bahwa Kongres memiliki kekuatan untuk membahas apakah Trump melanggar hukum, dan Demokrat mengatakan itu akan menjadi masalah diskusi dalam beberapa minggu mendatang.

"Itu akan menjadi keputusan yang sangat konsekuen dan satu saya akan menyimpan penilaian sampai kita memiliki kesempatan untuk sepenuhnya membahasnya," kata Komite Intelijen Kongres Adam Schiff. [krm/rmol]