Cerita Hendrawan Ajukan Pengunduran Diri, Tapi Ditolak Malaysia 

Hendrawan/Net
Hendrawan/Net

Keberhasilan tunggal putra Malaysia Lee Zii Jia menjadi juara All England 2021 membuat sang pelatih kepala Hendrawan ikut menjadi sosok yang menyita perhatian.


Beberapa media menyoroti keberhasilannya sebagai pelatih. Bahkan mantan pebulutangkis Lee Chong Wei memuji kinerjanya yang membuat Lee Zii Jia mampu menjuarai gelar prestisius tersebut.

Namun siapa sangka, ternyata pelatih asal Indonesia tersebut sebelumnya sempat mengundurkan diri sebagai pelatih tunggal putra karena merasa gagal membimbing Lee Zii Jia saat berlaga di Asian Leg pada Januari 2021 lalu di Bangkok Thailand. Namun pengunduran dirinya ditolak oleh Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM).

“Sejujurnya, setelah Thailand Open, yang merupakan turnamen pertama saya sebagai pelatih kepala, saya sudah kebobolan. Saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai pelatih kepala," beber Hendrawan dikutip dari situs olahraga Stadium Astro.

“Tapi BAM tidak mengizinkan, jadi saya harus coba lagi, karena saya tahu menjadi pelatih kepala di Malaysia bukanlah tugas yang mudah," lanjutnya.

Pengakuan ini mendapat sorotan dari media China, Aiyuke. Mereka menyoroti penyataan Hendrawan yang mengaku bahwa dirinya baru saja merasakan kesulitan menjadi pelatih kepala, padahal sudah menetap di Malaysia selama 10 tahun.

“Saya baru saja merasakan kesulitan menjadi pelatih kepala. Memang benar saya telah berada di Malaysia selama 10 tahun tetapi sebagai pelatih kepala, saya harus belajar juga," lanjutnya.

Terakhir, pelatih asal Indonesia menyebutkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menginginkan jabatan sebagai pelatih kepala tunggal putra Malaysia, dan posisi itu dirinya setujui setelah dipaksa oleh BAM.

"Menurut saya ini sangat sulit. Sejak saya datang ke Malaysia 10 tahun lalu, saya tidak pernah mencari posisi. Posisi ini karena dipaksa oleh BAM," jelasnya.

"Karena di kontrak sudah disebutkan saya siap ditempatkan di mana saja. Jadi saya selalu berasumsi bahwa saya tidak keberatan melepaskan posisi ini karena saya merasa telah mencoba yang terbaik," tuturnya.

Kini, Malaysia mendapatkan hasil dari penolakan mereka terhadap pengunduran diri Hendrawan. Atlet binaan mantan pemain bulutangkis Indonesia itu Lee Zii Jia berhasil mencatatkan nama sebagai Juara All England kedua asal Malaysia.