Bupati Toba Dituding Belum Lunasi Sisa Biaya Konsultan Kampanye Rp 775 Juta

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Kemenangan Poltak Sitorus pada Pilkada Toba 2021 lalu ternyata masih meninggalkan masalah terkait pembayaran konsultan kampanye.


Adalah Jansen Sinamo, sosok konsultan yang mengaku belum menerima pelunasan pembayaran konsultan tersebut. Totalnya sebesar Rp 775 juta

Jansen yang merupakan alumnus Fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) itu pun mengaku sudah mengajukan tagihan sisa konsultan kepada Poltak Sitorus pada 15 Juni 2021. 

"Sisa tagihan yang belum dibayar Rp 775 juta. Saya sudah ajukan tagihan pada Juni 2021 namun hingga saat ini belum dibayar (Poltak Sitorus)," kata Jansen yang juga merupakan dosen luar biasa ITB itu dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).

Jansen mengatakan, istri Poltak Sitorus pernah berjanji akan menemuinya untuk menuntaskan sisa pembayaran konsultan itu. Namun janji hanya tinggal janji yang hingga kini belum terealisasi.  

Jansen menuturkan, satu tahun sebelum gelaran Pilkada Toba, Poltak Sitorus datang menemui dirinya untuk meminta menjadi konsultannya. 

Jansen pun menyanggupi permintaan Poltak Sitorus untuk menjadi kepala konsultan politik dalam kontestasi Pilkada Toba.

Poltak dan Jansen menyepakati sejumlah hal, salah satunya mendampingi Poltak sebagai chief consultant mulai 18 September 2019 hingga 30 September 2020. 

Jansen memberikan konsultansi kepada Poltak terkait ide-ide pemenangan, membuat buku profil, membuat leaflet, merumuskan visi misi strategi dan program pemenangan, merumuskan kalimat-kalimat pemenangan seperti semboyan, motto, tagline, spanduk, baliho, dan materi-materi komunikasi. 

Jansen juga bertugas menganalisis hasil survei untuk merumuskan kelebihan Toba sebagai kabupaten, kelemahan, ancaman, dan peluang kemajuan Toba. 

"Juga merumuskan langkah-langkah strategis guna mewujudkan cita-cita Poltak Sitorus menjadikan Kabupaten Toba yang unggul dan bersinar," kata Jansen.

Jansen juga memberikan saran Poltak untuk memilih dan membentuk tim sukses di lapangan.

Selain itu, ada juga pelatihan yang diperlukan bagi tim sukses demi keberhasilan tim sukses memenangkan Poltak Sitorus.

Jansen turut mengkoordinasikan pihak-pihak lain yang berkeahlian khusus seperti IT, sosmed, adat, sosiologi, lingkungan, spiritual yang dirasakan perlu oleh Poltak Sitorus dalam memperkuat kemenangannya, dan mengintegrasikannya dengan strategi besar memenangkannya.

"Untuk semua jasa profesional Poltak Sitorus sepakat memberikan consultant fee sebesar Rp 50 juta per bulan ditambah sukses fee setelah menang di Pilkada Toba. Awalnya sudah dibayar Poltak Rp 325 juta pada Oktober 2021. Sisa Rp 775 juta belum dibayar hingga sekarang," kata Jansen.

Poltak Sitorus juga sepakat memberikan success fee sebesar 50 persen dari total fee kepada Jansen apabila berhasil memenangkan Pilkada Toba 2020.

Terkait tudingan ini, Poltak Sitorus belum memberikan konfirmasi yang dilayangkan redaksi ke nomor selulernya.