Bobby Nasution Serap Aspirasi Perajin Batik Kota Medan

Bobby Nasution kembali bergerak untuk menyerap berbagai dinamika yang terjadi di Kota Medan. Sejumlah tokoh yang sudah berbuat di Kota Medan dikunjungi satu persatu oleh suami Kahiyang Ayu tersebut. Rabu (19/2/2020) Bobby datang ke Ardhina Batik Medan Jalan Bersama Gang Musyawarah No 2 Medan Tembung. Disana Bobby bertemu dengan owner Ardhina Batik Medan, Edi Gunawan. Bobby mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi dari Edi. Edy Gunawan mengaku senang dikunjungi sosok seperti Bobby Nasution. Diungkapkannya, kehadiran Bobby merupakan bentuk kepeduliannya akan keberadaan UMKM di Kota Medan. "Apa yang dilakukan Pak Bobby tentu saja bagus, saya senang beliau silaturahmi ke tempat usaha saya. Konsep kolaborasi yang diusung Pak Bobby bagus. Kalau berjalan pasti cukup membantu pelaku usaha di Medan," katanya. Motif batik yang dikerjakan Edy adalah motif khas Medan dan beberapa suku yang ada di Sumatera Utara. Harga jualnya cukup murah antara 150 ribu rupiah hingga 700 ribu rupiah. "Yang mahal adalah batik tulis dan tergantung bahan yang kita gunakan. Kalau batik tulis pengerjaannya bisa sampai satu minggu," lanjut Edy. Ke depannya, Edy berharap pihaknya selaku pelaku UMKM mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk dan pemasaran. "Kami harap pemerintah bisa mengedukasi masyarakat agar mencintai produk lokal," harap Edy. Saat ini Edy dibantu 15 karyawan untuk membuat batik. Dalam satu bulan, Edy mampu mengerjakan sekitar 500 lembar kain batik. "Target kami ke depan minimal mampu mencetak 1.000 lembar kain. Tapi kami kurang tenaga kerja," pungkas Edy.[R]


Bobby Nasution kembali bergerak untuk menyerap berbagai dinamika yang terjadi di Kota Medan. Sejumlah tokoh yang sudah berbuat di Kota Medan dikunjungi satu persatu oleh suami Kahiyang Ayu tersebut. Rabu (19/2/2020) Bobby datang ke Ardhina Batik Medan Jalan Bersama Gang Musyawarah No 2 Medan Tembung. Disana Bobby bertemu dengan owner Ardhina Batik Medan, Edi Gunawan. Bobby mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi dari Edi. Edy Gunawan mengaku senang dikunjungi sosok seperti Bobby Nasution. Diungkapkannya, kehadiran Bobby merupakan bentuk kepeduliannya akan keberadaan UMKM di Kota Medan. "Apa yang dilakukan Pak Bobby tentu saja bagus, saya senang beliau silaturahmi ke tempat usaha saya. Konsep kolaborasi yang diusung Pak Bobby bagus. Kalau berjalan pasti cukup membantu pelaku usaha di Medan," katanya. Motif batik yang dikerjakan Edy adalah motif khas Medan dan beberapa suku yang ada di Sumatera Utara. Harga jualnya cukup murah antara 150 ribu rupiah hingga 700 ribu rupiah. "Yang mahal adalah batik tulis dan tergantung bahan yang kita gunakan. Kalau batik tulis pengerjaannya bisa sampai satu minggu," lanjut Edy. Ke depannya, Edy berharap pihaknya selaku pelaku UMKM mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk dan pemasaran. "Kami harap pemerintah bisa mengedukasi masyarakat agar mencintai produk lokal," harap Edy. Saat ini Edy dibantu 15 karyawan untuk membuat batik. Dalam satu bulan, Edy mampu mengerjakan sekitar 500 lembar kain batik. "Target kami ke depan minimal mampu mencetak 1.000 lembar kain. Tapi kami kurang tenaga kerja," pungkas Edy.