Bicara Soal 2024, Hasto Sindir Kalangan Internal yang Malas Berkeringat dan Gunakan Jalan Pintas

 Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/repro
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/repro

Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kini tengah bergolak dalam proses mematangkan bakal calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung pada 2024 mendatang.


Yang masih segar di ingatan publik adalah pergolakan di akar rumput yang menginginkan sosok Ganjar Pranowo dijagokan di Pilpres 2024. Puncaknya, barisan pendukung Ganjar ini distempel sebagai "barisan celeng".

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto memastikan keputusan sosok capres dan cawapres 2024 berada di tangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

“Pengumuman akan dilakukan pada momentum yang tepat. Semua memerlukan pertimbangan yang matang, bukan asal deklarasi. Itulah tata cara melahirkan pemimpin, perlu pertimbangan matang dan jernih," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/10).

Namun demikian, pihaknya tak menampik ada pihak-pihak yang enggan mengikuti mekanisme kepartaian dalam menentukan capres 2024.

"Saat ini PDI Perjuangan melihat ada sekelompok kepentingan yang tidak mau bekerja keras melakukan kaderisasi secara sistemik lalu memgambil jalan pintas dengan mencalonkan tertentu dengan berbagai subyektivitas kepentingan," tegas Hasto.

Namun untuk saat ini, PDIP masih menyimpan sosok yang akan diusung pada gelaran pesta demokrasi lima tahunan itu. Saat ini, partai pemenang pemilu 2019 itu masih mencermati dinamika politik yang berkembang.

"Seluruh kader dan anggota partai terus memegang disiplin dan lebih memilih membantu rakyat di dalam seluruh program recovery atas dampak pandemi," demikian Hasto Kristiyanto.