Bentuk Kosambi, Pegiat Sastra Binjai Undang Penulis Lewat Antologi Buku

Untuk merayakan geliat gerakan literasi di Kota Binjai, sekelompok masyarakat menginisiasi kelahiran sebuah komunitas sastra yang akan diberi nama Komunitas Sastra Kota Binjai (Kosambi).

Menurut Syarifuddin Lubis, undangan pembentukan komunitas sastra di Binjai itu untuk mewadahi pegiat sastra di Kota Rambutan.

"Sebagai monumen pembentukan Kosambi, kita mengajak pegiat sastra di Kota Binjai untuk bertemu dan membuat sebuah buku kumpulan puisi," kata Syarifuddin yang juga seorang pengajar Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA negeri 1 Binjai.

Untuk itu, lanjut Syarifuddin, mengundang pegiat sastra untuk hadir pada pembentukan Kosambi, Sabtu, 16 Februari mendatang.

Dalam kesempatan itu pula, nantinya Kosambi juga mengundang segenap penyair dan pegiat sastra di tanah air dan mancanegara untuk mengirim puisi tentang Binjai guna diterbitkan menjadi buku antologi puisi.

Adapun ketentuan bagi peserta yang berminat ikut adalah sebagai berikut:

1. Penulis adalah penyair atau pegiat sastra tanah air maupun mancanegara kelahiran Binjai ataupun pernah tinggal/singgah di Kota Binjai, Provinsi Sumatra Utara.

2. Kata kunci puisi adalah Binjai.

3. Puisi diketik di Word, jenis huruf Times New Roman ukuran 12, dan panjang naskah bebas. Biodata dibubuhkan di bawah puisi dengan panjang  maksimal 5 (lima) baris ketikan.

4. Masing-masing penulis diperkenankan mengirim maksimal 5 (lima) puisi terbaik untuk dikurasi oleh Tim Kurator yaitu Suyadi San, Saripuddin Lubis, dan Tsi Taura.

5. Naskah puisi dikirim ke pos-el : [email protected], dan cc : [email protected], dengan subjek dan judul fail NASKAH PUISI BINJAI. Naskah diterima paling lambat tanggal 20 Februari pukul 24.00 WIB. [hta]



Untuk merayakan geliat gerakan literasi di Kota Binjai, sekelompok masyarakat menginisiasi kelahiran sebuah komunitas sastra yang akan diberi nama Komunitas Sastra Kota Binjai (Kosambi).

Menurut Syarifuddin Lubis, undangan pembentukan komunitas sastra di Binjai itu untuk mewadahi pegiat sastra di Kota Rambutan.

"Sebagai monumen pembentukan Kosambi, kita mengajak pegiat sastra di Kota Binjai untuk bertemu dan membuat sebuah buku kumpulan puisi," kata Syarifuddin yang juga seorang pengajar Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA negeri 1 Binjai.

Untuk itu, lanjut Syarifuddin, mengundang pegiat sastra untuk hadir pada pembentukan Kosambi, Sabtu, 16 Februari mendatang.

Dalam kesempatan itu pula, nantinya Kosambi juga mengundang segenap penyair dan pegiat sastra di tanah air dan mancanegara untuk mengirim puisi tentang Binjai guna diterbitkan menjadi buku antologi puisi.

Adapun ketentuan bagi peserta yang berminat ikut adalah sebagai berikut:

1. Penulis adalah penyair atau pegiat sastra tanah air maupun mancanegara kelahiran Binjai ataupun pernah tinggal/singgah di Kota Binjai, Provinsi Sumatra Utara.

2. Kata kunci puisi adalah Binjai.

3. Puisi diketik di Word, jenis huruf Times New Roman ukuran 12, dan panjang naskah bebas. Biodata dibubuhkan di bawah puisi dengan panjang  maksimal 5 (lima) baris ketikan.

4. Masing-masing penulis diperkenankan mengirim maksimal 5 (lima) puisi terbaik untuk dikurasi oleh Tim Kurator yaitu Suyadi San, Saripuddin Lubis, dan Tsi Taura.

5. Naskah puisi dikirim ke pos-el : [email protected], dan cc : [email protected], dengan subjek dan judul fail NASKAH PUISI BINJAI. Naskah diterima paling lambat tanggal 20 Februari pukul 24.00 WIB. [hta]