Anwar Ibrahim jadi PM Malaysia, Dino Patti Djalal: Hubungan Indonesia-RI Makin Erat

Dino Patti Djalal/Ist
Dino Patti Djalal/Ist

Terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Pemilihan Umum 19 November lalu dinilai akan meningkatkan hubungan Indonesia dengan Malaysia.


 Bahkan hubungan ini akan lebih erat dari sebelumnya.

“Anwar Ibrahim sahabat Indonesia sejak lama, selalu banyak teman di Indonesia dan selalu datang ke Indonesia serta rutin menjalin silaturahmi dengan pemimpin-pemimpin Indonesia, baik yang di pemerintahan maupun di luar pemerintahan,” ujar pengamat hubungan internasional, Dino Patti Djalal, di Jakarta, Kamis (24/11).

Pendiri Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) itu menambahkan, terpilihnya Anwar akan disambut baik oleh semua sahabat-sahabatnya di Indonesia.

Bagi masyarakat Indonesia, lanjutnya, terpilihnya Anwar merupakan pertanda bahwa hubungan Indonesia-Malaysia akan semakin dekat.

“Saya juga yakin salah satu negara yang akan dikunjungi pertama adalah tentu Indonesia, harapan kita, biasanya begitu ya. Sekali lagi, selamat,” imbuh mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Sementara itu, melalui akun media sosialnya Anwar Ibrahim menegaskan bahwa Indonesia merupakan sahabat sejati Malaysia.

"Saya mengharapkan hubungan dagang dan bisnis, investasi, budaya, dan isu pekerja dapat ditingkatkan. Persahabatan keduanya harus diperkokoh," kata Anwar, Kamis (24/11).

Anwar juga mengaku Presiden Joko Widodo menjadi kepala negara pertama yang menghubunginya untuk mengucapkan selamat atas pengangkatannya sebagai PM Malaysia.

Lewat telepon, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia dirinya mengucapkan selamat atas terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai PM ke-10 Malaysia.