Alumni Minta Nadiem Makarim Tinjau Kembali Pencabutan Izin ITM

Gomgom J Sihombing/RMOLSumut
Gomgom J Sihombing/RMOLSumut

Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudriatek) Nadiem Makarim yang mencabut izin Institut Teknologi Medan (ITM) harus segera ditinjau ulang.


 Hal ini karena keputusan tersebut menyangkut kepentingan ribuan mahasiswa yang kini masih mengenyam pendidikan di sana.

Demikian disampaikan Sekjen Perhimpunan Alumni ITM Gomgom J Sihombing.

"Harusnya menteri bijaksana mengambil keputusan dalam menyikapi persoalan pertikaian Yayasan yang membuat operasional kampus terganggu," katanya, Jumat (8/10/2021).

Gomgom menjelaskan, pertimbangan yang perlu dipikirkan tentunya tidak semata-mata aspek normatif penyelenggaraan pendidikan tinggi, apalagi sumber daya pendidik masih ada dan bisa berjalan.

Pemerintah dalam hal ini juga harus mempertimbangkan masih ribuan mahasiswa yang terdaftar di sana, mempertimbangkan sejarah ITM dalam turut mengisi pembangunan nasional, bagaimana ITM berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi keteknikan di Sumatera yang belum mampu secara maksimal dipenuhi pemerintah. 

"Dan jangan lupa pemerintahan sekarang ini sebagai buah reformasi adalah bagian perjuangan mahasiswa dimana kampus ini adalah bagian dari perjuangan itu di Sumatera Utara," ujarnya.

Alasan-alasan ini menurut Gomgom sangat wajar membuat mereka berharap agar Menteri Nadiem memperjatikan kesinambungan ITM.

"kami berharap agar kesinambungan kampus ini tetap terjaga. Kami juga meminta agar pihak Yayasan yang bertikai agar segera menyelesaikan konflik kepentingan dan menandatangani akte perdamaian, agar segera ITM ini diselamatkan," demikian  Gomgom J.Sihombing ST.