3 Meninggal Dunia dan 2 Terluka Tertimpa Longsor Di Sibolangit

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar menunjukkan mobil ringsek yang tertimpa longsor di Sibolangit/Ist
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar menunjukkan mobil ringsek yang tertimpa longsor di Sibolangit/Ist

Pihak Kantor SAR Medan mengkonfirmasi sejumlah warga yang menjadi korban dalam peristiwa longsor pada jalur Medan-Berastagi tepatnya di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (23/10/2021) malam.


Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus menyebutkan sejauh ini total 5 korban dievakuasi dari lokasi longsor dimana 3 orang dalam kondisi meninggal dunia dan 2 orang lainnya mengalami luka. Para korban meninggal dunia saat ini telah dievakuasi ke RSUP H Adam Malik Medan, sedangkan korban terluka satu orang menjalani perawatan di RS Efarina Berastagi dan seorang lagi menjalani perawatan di RSUP H Adam Malik.

Data yang disampaikan korban terluka yakni Ferdinan Tarigan (32) warga Jalan Pales 7, Medan Tuntungan dan Rini Ginting (20) warga Desa Sumbul Kabanjahe.

"Korban meninggal 3 orang masih dalam proses identifikasi," katanya, Minggu (24/10/2021).

Sebelumnya, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar melaporkan material longsor sudah berhasil disingkirkan. Jalur lalu lintas Medan-Berastagi diberlakukan sistem tutup-buka mengingat jalan masih hanya dapat dilalui 1 kendaraan roda empat saja.

"Kami berlakukan sistem buka tutup sambil terus berupaya menyingkirkan material longsor dari badan jalan," katanya.

Dijelaskan Sonny, terdapat dua titik longsor yang berada tepat di tikungan PDAM Tirtanadi tersebut. Longsor susulan berpotensi terjadi mengingat sejumlah material bebatuan besar masih terlihat menggantung pada dinding tebing.

"Kami harapkan masyarakat yang tidak dalam situasi kebutuhan mendesak atau urgen agar menghindari jalur ini. Agar lebih aman," pungkasnya.